Info Merauke

Sekolah Restorasi Angkatan ke-II Resmi Dibuka, Fauzun Nihayah: Wujudkan SDM Papua Unggul dan Cerdas!

Fauzun Nihayah dalam sambutannya mengatakan, sekolah restorasi telah meluluskan 67 wisadawan/wisudawati angkatan pertama. 

Tribun-Papua.com/ Ida
Penabuhan tifa oleh Rektor Universitas Musamus Beatus Tambaip Didampingi Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman Hamzah, Pengagas Sekolah Restorasi Fauzun Nihayah, tokoh fasilitator pembentukan Provinsi Papua Selatan Johanes Gluba Gebze, Ketua DPRD Merauke Benjamin IR Latumahina, dan Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji saat pembukaan sekolah restorasi angkatan ke - II di Hotel Halogen Merauke, Papua di Halogen Merauke, Selasa (31/5/2022) sore. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Sekolah restorasi angkatan ke-II gagasan Direktur Eksekutif H Sulaeman L Hamzah, Fauzun Nihayah resmi dibuka, Selasa (31/5/2022) sore.

Ditandai dengan penabuhan tifa oleh Rektor Universitas Musamus Beatus Tambaip didampingi Anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman Hamzah, para motivator yakni tokoh fasilitator pembentukan Provinsi Papua Selatan Johanes Gluba Gebze, Ketua DPRD Merauke Benjamin IR Latumahina, dan Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji di Hotel Halogen Merauke, Papua.

Direktur Eksekutif H Sulaeman L Hamzah, Fauzun Nihayah dalam sambutannya mengatakan, sekolah restorasi telah meluluskan 67 wisadawan/wisudawati angkatan pertama. 

"Pendirian sekolah restorasi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Papua yang unggul dan cerdas. Rumah aspirasi tetap melanjutkan program pendidikan ini," tutur perempuan asal Pati yang juga Sekretaris Komisi V DPR Papua ini.

Baca juga: Panen Raya bersama Petani Binaan di Merauke Papua, Legislator NasDem Perjuangkan Kemakmuran Rakyat

Fauzun Nihayah menyebut, pendaftar sekolah restorasi angkatan kedua sebanyak 98 orang.

Berasal dari berbagai Kabupaten di Papua Selatan seperti Merauke, Boven Digoel, Asmat, dan Mappi. Bahkan, pendaftar juga datang dari kabupaten Yahukimo dan Jayawijaya.

Mayoritas adalah mahasiswa dari Universitas Musamus,  STT Arastamar, STIA Karya Dharma, Saint Theresia, Uncen KPG Merauke, dan lainnya. Selain itu, ada peserta lulusan SMA dengan kriteria maksimal usia 35 tahun.

"Kami merasa bangga melihat minat adik-adik yang luar biasa," ucap Fauzun Nihayah.

Baca juga: Fauzun Nihayah Penuhi Permintaan Narapidana Perempuan di Lapas Merauke

Srikandi Partai NasDem ini menceritakan awal mula terbentuknya sekolah restorasi saat dirinya melakukan kunjungan ke kampung-kampung mertemu masyarakat dan melaksanakan kegiatan di Papua.

"Saat itu saya menemukan banyak pemuda Papua yang belum mempunyai kemampuan bercakap yang baik, bersuara dan minder. Sebagai wakil rakyat, saya merasa terpanggil memberikan sebuah pendidikan yang dibutuhkan anak-anak Orang Asli Papua (OAP)," tuturnya.

Baca juga: Sosok Fauzun Nihayah, Pegiat Literasi di Tanah Papua Menyisir Pelosok Negeri

Pendidikan yang akan diberikan yakni public speaking, jurnalistik,  kepemimpinan, keorganisasian, teknik lobi (negosiasi) dan lain-lain. 

Menurutnya, mata pelajaran tersebut sangat dibutuhkan generasi muda OAP menyambut Provinsi Papua Selatan (PPS) yang sudah ada didepan mata.

"Kita menyambut PPS dengan SDM lebih berkualitas. Adik-adik punya peran strategis menyambut PPS dengan mimpi besar dan komitmen bersama," tandas Fauzun Nihayah. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved