Minggu, 10 Mei 2026

Pilpres 2024

Gagal Kaderisasi, Parpol Ini Usung Sosok dari Selebriti Geser Jokowi?

Baru-baru ini jadi trending topik satu di antara selebritis diisukan sebagai calon presiden (Capres) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
Dok Diskominfotik NTB
Gubernur NTB Zulkieflimansyah memberikan bonus untuk para atlet NTB peraih medali di PON XX Papua, Kamis (28/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM – Baru-baru ini jadi trending topik satu di antara selebritis diisukan sebagai calon presiden (Capres) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sosok tersebut adalah Raffi Ahmad. Kabar ini muncul dari unggahan di Instagram resminya @zulkieflimansyah, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam unggakannya tersebut mengatakan Raffi Ahmad merupakan sosok muda potensial.

Baca juga: KIB Buka Pintu ke Nasdem, Demokrat, dan PKS: Ada Opsi Capres Lain Selain Airlangga?

Dilansir dari Kompas, menurut Zul, sapaan Zulkieflimansyah, nama Raffi muncul saat dilakukan pembicaraan secara informal dengan para kepala daerah dari PKS jelang perayaan ulang tahun atau milad ke-20 PKS.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prodi Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) Ali Sahab menilai bahwa sangat wajar jika partai menengah seperti PKS mengusung calon presiden dengan popularitas yang tinggi ditambah dengan finansial yang kuat.

 

 

“Akan tetapi, perlu diingat bahwa popularitas tidak selalu berbanding lurus dengan elektabilitas. Sehingga apa yang dikemukakan PKS hanya candaan politik saja,” terang Ali, dilansir dari laman Unair.

Ali menilai, Raffi Ahmad tidak akan menerima tawaran dari PKS tersebut.

“Karena hitung-hitungan peluang masih kecil dan belum punya pengalaman,” jelasnya.

Menurut Ali, terus mengembangkan usaha atau bisnis yang tengah digeluti akan lebih menjanjikan bagi Raffi Ahmad dibanding mengajukan diri menjadi calon presiden.

Baca juga: Bakal Usung Capres atau Cawapres di 2024, PKS Akui Terbuka dengan Ajakan Gabung ke Koalisi Manapun

Selain itu, Ali berpendapat bahwa saat ini masyarakat Indonesia sudah pandai dalam memilih pejabat politik, utamanya calon presiden.

Menurutnya, masyarakat tentu akan mempertimbangkan pengalaman pemerintahan dari calon presiden yang akan mereka pilih.

“Nah itu (pengalaman pemerintahan, Red) yang belum dimiliki oleh Raffi Ahmad,” terangnya.

Baca juga: Ketika PKS Cari Jodoh untuk Pilpres 2024, Colek Cak Imin, Anies, Sandiaga hingga AHY

Kegagalan Kaderisasi

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved