Papua Terkini
Papua Alami Inflasi 0,69 Persen, BPS: Terjadi di 3 Daerah
Kota Jayapura pada Mei 2022 meraih peringkat ke-19, Timika di peringkat ke-54, dan Merauke peringkat ke-88 dari 90 kota IHK se-Indonesia.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Provinsi Papua pada Mei 2022 mengalami kenaikan 0,69 persen.
Kenaikan terjadi di 3 kota di Provinsi Papua, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Timika, dan Kabupaten Merauke.
"Sementara itu, inflasi di dua kota berdasarkan Survei Biaya Hidup (SBH) antara lain di Kota Jayapura sebesar 0,96 persen dan Merauke sebesar 0,59 persen," kata Kepala BPS Provinsi Papua Adriana H Carolina di Jayapura, Jumat (3/5/2022).
Baca juga: Sosialisasikan Sensus Lanjutan 2020, BPS Papua Harap Masyarakat Beri Data Akurat
Adapun daerah yang mengalami deflasi adalah Merauke sebesar 0,02 persen.
Sementara, Kota Jayapura pada Mei 2022 meraih peringkat ke-19, Timika di peringkat ke-54, dan Merauke peringkat ke-88 dari 90 kota IHK se-Indonesia.
Hal itu membuat angka inflasi pada 2022 menjadi sebesar 3,02 persen.
Sedangkan akumulasi inflasi tahun 2021 dan 2022 sebesar 4,75 persen.
"Jadi dari 3 kota IHK di Papua, dua mengalami inflasi sedangkan Merauke mengalami deflasi," katanya.
Berdasarkan pantuan BPS pada 90 kota IHK, pada Mei 2022 terdapat 87 daerah mengalami inflasi dan tiga kota mengalami deflasi.
Baca juga: Program Pembinaan, BPS Papua Sasar 21 Daerah Jadi Desa Cinta Statistik
Adriana menambahkan, secara nasional inflasi tertinggi berada di Kabupaten Tanjung Padang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 2,24 persen.
Adapun laju inflasi terendah di Kabupaten Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara dan Kota Tangerang, Provinsi Banten sebesar 0,5 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/3-Kepala-BPS-Provinsi-Papua-Adriana-H-Carolina.jpg)