Rabu, 8 April 2026

Pemprov Papua

Program Pembinaan, BPS Papua Sasar 21 Daerah Jadi Desa Cinta Statistik

Sebanyak 21 daerah menjadi sasaran Badan Pusat Statistik Papua guna melaksanakan program desa cinta statistik di wilayah paling timur itu

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Humas BPJS Papua
Subkoordinator Fungsi Diseminasi dan Layanan Statistik BPS Papua, Ikfina Chairani di Jayapura, Jumat (20/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 21 daerah menjadi sasaran Badan Pusat Statistik Papua guna melaksanakan program desa cinta statistik di bumi cenderawasih 

Demikian disampaikan, Subkoordinator Fungsi Desiminasi dan Layanan Statistik BPS Papua Ikfina Chairani, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: 7 Tuntuan Suporter untuk Manajemen Persipura dan Desakan agar BTM Mundur dari Ketum Mutiara Hitam

"Kita Sudah kunjungan kerja ke wilayah Saireri serta koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan sebagian kepala desa. Dan mereka sangat antusias dengan program ini,"kata Ikfina Chairani.

Dia mengatakan, Desa Cinta Statistik adalah satu program pembinaan pada tingkat desa.

Baca juga: Pasca Nyamuk: Benny K Harman Balik Polisikan Manajer Mai Cenggo Restoran

"Melalui desa cantik, desa tidak dianggap sebagai objek pembangunan, melainkan ditempatkan sebagai subjek pembangunan kesejahtraan masyarakat,"ujarnya.

Lanjut dia, program ini diharapkan mampu menyediakan data yang muktahir pada suatu sistem aplikasi profil desa yang bersifat mikro. Agar pembangunan tepat sasaran.

Baca juga: Telah Berjasa, Bupati Ini Harap KAHMI Hadirkan Kader yang Bangun Papua

"Kami akan membina serta membangun dan meningkatkan kompetensi aparatur desa agar mampu memahami tentang statistik melalui program desa cantik,"katanya.

Menurut dia, masyarakat akan diajari bagaimana BPS mengumpulkan data sehingga dengan sendirinya juga bisa mengumpulkan data sendiri dan mengolahnya serta menyimpan lalu dilaporkan ke pemerintah daerah setempat.

Baca juga: Indonesia-sentris ala Anak Jayapura di Era Presiden Jokowi

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program Desa Cantik barulah dilakukan di 21 daerah karena 8 wilayah lainnya belum ada BPS Papua, seperti Kabupaten Yalimo, Nduga, dan Kabupaten Lany Jaya.

“Untuk diketahui 21 kabupaten/kota ini kami minta setiap Kepala BPS untuk minimal memiliki 1 desa binaan,"ujarnya.

Baca juga: Dilantik Mendagri, Calvin Masnembra Jabat Wakil Bupati Biak Numfor

"Namun, di Kota Jayapura sendiri sejak 2021 sudah berjalan di Kelurahan Gurabesi, sehingga kami minta Kota Jayapura tambah satu desa binaan lagi,”tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved