Pemilu 2024
Disebut Ingin Lengeserkan Putri Bung Karno, Dua King Maker Bertemu, Hasto: Mereka Tidak Ada Masalah!
Belakangan Jokowi dinilai mampu menjadi king maker di luar PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Seiring dengan meningkatnya tensi politik di tanah air, Presiden RI Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri disebut sebagai King Maker karena berperan penting dalam Pilpres 2024 nanti.
Baik Megawati dan Jokowi sama-sama dari PDI Perjuangan.
Megawati merupakan ketua umum partai, sedangkan Jokowi adalah kader PDI Perjuangan.
Melalui PDI Perjuangan, Jokowi tercacat sukses terpilih menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden ke-7 RI.
Baca juga: Geser Jokowi dan Amin, Sosok Ini Digaet Ganjar Pranowo Jadi Cawapres, Bukan Politisi Partai
Namun, belakangan Jokowi dinilai mampu menjadi king maker di luar partai yang telah membesarkan namanya itu.
Pasalnya, Jokowi berbekal kekuasaan dan otoritas politik untuk mengumpulkan partai politik.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinilai mampu mengumpulkan dukungan partai politik untuk mendukung figur yang diinginkan dalam Pilpres 2024.
Peran ini ditunjukkan Jokowi saat Rakernas V Relawan Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah.
Diketahui, pernyataan Jokowi di Rakernas Projo itu disebut-sebut menjadi sinyal dukungan Jokowi untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Berangkat dari hal inilah, diduga hubungan antara Jokowi dan Megawati Soekarnoputri memburuk.
Jokowi Bertemu Megawati Soekarnoputri
Dugaan keretakan hubungan antara Jokowi dan Megawati Soekarnoputri seakan terbantahkan dengan pertemuan keduanya di Istana Negara, Selasa (7/6/2022).
Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan itu sebelum melantik Dewan Pengarah, Kepala, dan Wakil Kepala BPIP periode 2022-2027 Selasa siang.
Megawati diketahui merupakan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dari infromasi Biro Pers Sekretariat Presiden pertemuan keduanya terjadi di ruang tunggu Istana Negara.
