Minggu, 10 Mei 2026

Pemkab Jayapura

Mathius Awoitauw Surati Pimpinan Tertinggi, Pastikan Jokowi Hadir saat KMAN di Jayapura

KMAN direncanakan pada 24 - 29 Oktober mendatangkan bakal dihadiri tokoh dan masyarakat adat seluruh nusantara juga Presiden Jokowi.

Tayang:
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw saat diwawancarai Tribun-Papua.com, di Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Sentani, Senin (30/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menyatakan telah bersurat pada Panglima TNI dan Polri untuk keamanan pelaksanaan ke-6 Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) di Kabupaten Jayapura.

Pelaksanaan KMAN yang direncanakan pada 24 - 29 Oktober mendatangkan bakal dihadiri tokoh dan masyarakat adat dari seluruh nusantara juga Presiden RI, Joko Widodo.

Kongres tersebut bersamaan dengan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat ke-9 pada 24 Oktober 2022 dan Festival Danau Sentani ke-6.

"Kami sudah audiens dengan menkopolhukam dan menjelaskan semua, malah sudah diperintahkan dua deputinya untuk membantu, Kapolda kita sedang mencari waktu dan bertemu langsung," kata Mathius di Sentani, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Jumat (3/6/2022).

Hal tersebut disampaikan sebagai narasumber pada Special Talkshow Manfaat Kongres Masyarakat Adat Nusantara bagi Papua bersama Dewan Legislatif KMAN Region Papua, Daniel Toto di Tribun-Papua.com.

Menurutnya, peserta aktif KMAN dari seluruh nusantara  5.000 hingga 6.000 orang diperkirakan jumlahnya terus bertambah.

Hari Kebangkitan adat, lanjutnya, pada tahun ini menarik karena dihadiri oleh seluruh masyarakat Adat Nusantara. Rencana pelaksanaan di Stadion Barnabas Youwe, Distrik Sentani Kota.

"Kami berharap dukungan pemerintah daerah yaitu dari Papua dan Papua Barat, juga bersinergi, ini pembuktian bahwa otsus mensejahterakan,"ujarnya.

"Jadi bukan hanya masyarakat adat, karena ini wilayah otsus, baik pemerintah maupun pihak lain untuk memberi support, termasuk pengusaha, agar ini berjalan baik dan lancar. "

Dewan Legislatif KMAN Region Papua, Daniel Toto mengatakan menjadi prioritas utama yaitu keamanan dan kenyamanan masyarakat adat.

"Jadi bukan pihak keamanan saja tapi juga tanggung jawab kami, kami ingin terjalin persaudaraan,kekeluargaan,dan toleransi, " ujarnya.

Daniel menambahkan masyarakat adat dan media dari luar negeri juga akan hadir sehingga pihaknya sedang berupaya untuk meminta izin dari pemerintah.

"Daftar konkritnya nanti akan ada satu bulan ke depan,"katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved