Banjir Jayapura
Tambang Emas Ilegal Perparah Luapan Danau Sentani, Pemerintah Jayapura Segera Bertindak
Temuan Pemerintah Kabupaten Jayapura menunjukkan adanya penyempitan badan sungai akibat pembuangan material sisa galian tambang.
Ringkasan Berita:
- Di lokasi itu juga terlihat alat berat serta camp yang digunakan oleh para penambang.
- Material hasil galian diduga dibuang langsung ke muara danau sehingga menyebabkan pendangkalan dan penyempitan aliran air.
- Kondisi tersebut dinilai memperparah luapan air Danau Sentani, terutama saat curah hujan tinggi.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA — Aliran Kali Jaifuri yang menjadi nadi pembuangan air Danau Sentani kini dalam kondisi kritis.
Bukan hanya tersumbat oleh ribuan ton sampah plastik dan material kayu, muara ini juga terhimpit oleh aktivitas tambang emas ilegal yang masif.
Temuan Pemerintah Kabupaten Jayapura menunjukkan adanya penyempitan badan sungai akibat pembuangan material sisa galian tambang.
Kondisi ini memperlambat laju air menuju hilir, sehingga permukaan danau terus naik dan merendam permukiman warga.
Bupati Jayapura Yunus Wonda saat meninjau lokasi bersama wakilnya, Haris Yocku, Jumat (10/4/2026), menegaskan segera menertibkan tambang ilegal tersebut.
Baca juga: Bupati Jayapura Pimpin Bakti Sosial Bersihkan Sungai Jaifuri untuk Mitigasi Luapan Danau Sentani
“Kami akan cek apakah ada izin dari provinsi atau tidak. Jika tidak maka kami akan tertibkan,” kata Bupati Jayapura Yunus.
Temuan ini muncul di tengah upaya pemerintah menangani tumpukan sampah plastik dan material kayu yang selama ini menutup aliran muara.
Gunakan alat berat
Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Jayapura menemukan area tambang ilegal yang membentang sekitar 100 meter di sepanjang muara sungai.
Di lokasi itu juga terlihat alat berat serta camp yang digunakan oleh para penambang.
Selain itu, penambangan dilakukan menggunakan alat berat.
Material hasil galian diduga dibuang langsung ke muara danau sehingga menyebabkan pendangkalan dan penyempitan aliran air.
Kondisi tersebut dinilai memperparah luapan air Danau Sentani, terutama saat curah hujan tinggi.
Selain persoalan sampah, aktivitas tambang ilegal kini menjadi faktor baru yang memperburuk kondisi aliran air.
| Antisipasi Banjir Susulan, Sungai Kotaraja Dinormalisasi Menggunakan Ekskavator |
|
|---|
| Astra Motor Papua, PHMT dan TTA Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Rob |
|
|---|
| Antisipasi Banjir, 3 Alat Berat Diturukan Bersihkan Kali Acai |
|
|---|
| Kapolsek Abepura Berikan Bantuan Kepada Personilnya yang Terdampak Banjir dan Tanah Longsor |
|
|---|
| Akhirnya, Drainase tersumbat di Tanjakan Entrop Telah Dibersihkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/G-ILEGAL-Bupati-Jayapura-Yunu.jpg)