Harga Saham Gabungan

IHSG Kembali Menguat di Level 7.000-an, BEI Papua: Lampaui Titik Tertinggi pada 2020

Kita patut bersyukur pertumbuhan IHSG kembali ke jalurnya lagi, menguat di angka 7.000-an dan saat ini telah melampaui titik tertinggi

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
EKONOMI - Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua dan Papua Barat, Kresna Aditya Payokwa saat ditemui Tribun-Papua.com di Jayapura, Kamis (16/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat mencapai angka 7.000-an untuk saat ini dan melampaui titik tertinggi sebelumnya, pada 2020 lalu yakni di angka 6.000-an.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua dan Papua Barat, Kresna Aditya Payokwa kepada Tribun-Papua.com di ruang kerjanya, Kamis (16/6/2022).

MIND ID: Pembagian Saham PTFI untuk Pemprov Papua dan Pemkab Mimika Sesuai Ketentuan

"Kita patut bersyukur pertumbuhan IHSG kembali ke jalurnya lagi, menguat di angka 7.000-an dan saat ini telah melampaui titik tertinggi yang pernah dicapai pada tahun 2020 lalu, yaitu 6.000-an," jelasnya.

Kresna menjelaskan, jika dilihat dari perjalanan pasar modal memang pastinya terdampak selama pandemi Covid-19.

"Kalau kita amati secara kapitalisasi pasar atau kita sebut juga nilai dari semua surat berharga yang diperjualbelikan pada bursa saat memasuki Februari 2020 lalu, sempat turun imbas kondisi pandemi secara global," bebernya.

FPHS Palang Pintu Ruangan Bupati Mimika Tuntut Kejelasan 4 % Saham PT Freeport Indonesia

Ia menyebutkan sebagai gambaran, IHSG sebelumnya pernah berada pada level 6.000-an, namun turun ataupun anjlok sampai ke level 3.000-an.

"Ini artinya penurunan dari nilai surat berharga yang diperjualbelikan pada IDX sendiri hampir separuhnya turun," akui Kresna.

Situasi tersebut dikatakan Kresna, mengakibatkan tak sedikit para investor yang mungkin saja takut ataupun khawatir, memilih menarik dana di IDX atau pasar modal.

"Khususnya para investor asing untuk mereka amankan di negara masing-masing," sebutnya.

44 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia : 1 Juta SID Saham Baru Per Agustus 2021

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved