ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Pemilu 2024

Pemuda Ini Digaet NasDem jadi Capres, Megawati Teriak Keras: Ambisi PDI Perjuangan Terancam?

NasDem memilih kader PDI Perjuangan sebagai bakal Capres 2024. Megawati Soekarnoputri sedikit geram. Kongsi politik semakin renggang?

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberi sambutan saat acara deklarasi di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa akan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2014 pada 9 Juli 2014 mendatang. IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO(KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUN-PAPUA.COM - PDI Perjuangan sedikit gundah lantaran seorang kadernya masuk dalam bursa Capres 2024 pilihan Partai NasDem.

Hal itu membuat elektabilitas NasDem meningkat menjelang Pemilu 2024.

Figurnya selalu tampil muda, santai dan biasa berkaos oblong. Dia adalah Ganjar Pranowo.

Dengan diplomasi kaos oblongnya, Gubernur Jawa Tengah ini bahkan populer di kalangan generasi muda berbagai daerah dan lintas usia.

Sementara itu, PDI Perjuangan belum mengumumkan sosok Capres yang akan diusung nantinya. 

Gajar sendiri adalah kader PDI Perjuangan.

Baca juga: Menantu Soeharto Dibidik PKS, Diklaim Berpengalaman dan Religius: Duo Maut Siap Lengserkan Jokowi?

Usai diumumkannya nama Ganjar sebagai Capres pilihan Partai NasDem, membuat geram petinggi PDI Perjuangan.

Dalam Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar menjadi sasaran singgungan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Secara simbolik, Megawati meminta kadernya termasuk Ganjar untuk mengerem manuvernya.

Pastinya, Partai NasDem memilih Ganjar lantaran punya track record baik, selain populer.

Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai, langkah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpotensi merenggangkan hubungannya dengan PDI Perjuangan.

Itu terjadi dari sisi eksternal partai.

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu bahkan belum mengumumkan Capres yang akan mereka usung ketika Nasdem sudah menggembar-gemborkan nama Ganjar di bursa Pilpres mereka.

"Masuknya nama Ganjar di bakal capres membuat kegaduhan di PDI-P karena tuduhan pembajakan kader. Nasdem dianggap gagal melakukan kaderisasi sehingga bisa seenaknya membajak kader lain," ujar Ari.

Ari pun memprediksi Nasdem dan PDI-P tak akan lagi bekerja sama pada Pilpres 2024. Disharmoni kedua partai sudah tampak sejak Nasdem mengumumkan nama Ganjar dalam bursa pilpres.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved