Info Jayapura
Rumah Ondoafi Suku Jouwe Kayo Pulo Diresmikan, Dansa Adat Dilakukan Selama 4 Hari
Pembangunan Rumah Ondoafi Suku Jouwe merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam memprioritaskan para keondoafian.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura meresmikan Rumah Ondoafi Suku Jouwe di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, Distrik Jayapura Selatan, dengan seremoni dansa adat selama 4 hari.
Pantauan Tribun-Papua.com Senin sore (4/7/2022), peresmian Rumah Ondoafi Suku Jouwe secara adat tersebut, ditandai dengan penabuhan tifa.
Kepada Tribun-Papua.com, mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey, Asisten I Setda Kota Jayapura Evert Merauje menyampaikan pembangunan Rumah Ondoafi Suku Jouwe merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam memprioritaskan para keondoafian.
Baca juga: Sukseskan KMAN ke-VI, Ondoafi Jouwe dari Kampung Kayo Pulau Harapkan Nilai Adat Ditonjolkan
"Kota Jayapura adalah kota yang unik di Indonesia karena masih memiliki wilayah administratif kampung, di mana dari total 14 kampung yang ada, 10 kampung merupakan kampung adat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Evert juga mengajak para kawula muda di Kota Jayapura agar dapat terus melestarikan budaya dan adat istiadat setempat.
"Anak-anak muda sebagai generasi penerus, harus tidak boleh melupakan budaya, dari mulai tari-tarian adat, pangan lokal, hingga adat upacara prosesi pada masing-masing keondoafian, ini harus dilestarikan," katanya.
Merespon hal tersebut, Ondoafi Jouwe dari Kampung Kayo Pulau Nicolaas I A Jouwe, mengungkapkan apresiasi dan rasa syukurnya atas persemian secara adat
Rumah Adat O Mrroo Wai Jai Hawe Wane Kampung Kayo Pulau Jayapura.
Di lain sisi, Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi menyampaikan apresiasinya, atas pembangunan Rumah Ondoafi Suku Jouwe di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau.
Baca juga: Rustan Saru: Pj Kota Jayapura Harus Jalin Komunikasi dengan Forkopimda dan Ondoafi
"Ini mungkin menjadi satu-satunya Rumah Ondoafi yang dibangun permanen, dan kondisinya sangat baik sekali," sebutnya.
Menurutnya, keberadaan Rumah Ondoafi Suku Jouwe harus menjadi suatu simbol kebanggaan atas perhatian Pemerintah kepada pihak adat, khususnya para kepala adat.
"Ke depan kita harus memperhatikan pengelolaannya, diharapkan bisa banyak kegiatan supaya tidak sepi, untuk itu harus banyak kegiatan," sebutnya.
Sekadar diketahui, dansa adat akan dilakukan masyarakat Kampung Tahima Soroma Kayo Pulo dan beberapa kampung adat lainnya selama 4 hari berturut-turut, untuk turut memeriahkan persemian rumah adat tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/04072022-Rumah_Ondoafi_Suku_Jouwe_Kayo_Pulo.jpg)