Info Merauke

Harga Daging di Merauke Meroket, Disperindagkop: Dampak PMK di Indonesia

Sudah dua bulan terakhir harga daging d ikota rusa, sebutan ibu kota Merauke, meroket. harga daging kini berkisar Rp 140.000 per kilogram.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Merauke, Tetes Gunanto. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia terutama pulau Jawa memberikan dampak signifikan terhadap harga daging di di berbagai daerah.

Termasuk di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Merauke, Tetes Gunanto kepada Tribun-Papua.com, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Waspadai Virus PMK yang Serang Hewan Ternak, Kenali Cara Penularan, Gejala hingga Pencegahannya

Sudah dua bulan terakhir harga daging d ikota rusa, sebutan ibu kota Merauke, meroket. 

"Produksi daging terbesar ada di Jawa. Dampak PMK di Jawa otomatis berpengaruh terhadap harga daging disemua kabupaten seluruh Indonesia termasuk Merauke," katanya.

Gunanto menjelaskan, meski Kabupaten Merauke sebagai kawasan penghasil ternak cukup besar, namun kuota pengiriman daging dari Jawa juga berkurang.

Hal itu menyebabkan penyebaran produk daging menurun.

Bahkan, harga daging di Merauke kini berkisar Rp 140.000 per kilogram, dari biasanya Rp 110.000-120.000 per kilogram. 

"Alhamdulillah, penyakit mulut dan kuku tidak sampai ke Papua. Namun tetap berpengaruh terhadap harga daging," pungkas Gunanto. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved