Jumat, 1 Mei 2026

Pemilu 2024

Puan Terjun Bebas, Elite PDIP Ini Tegaskan Survei Bukan Patokan jadi Capres: Ganjar Dilengserkan?

PDI Perjuangan menegaskan hasil survei bukan patokan internal menunjuk kader maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Tayang:
Dok. tim Puan Maharani via KOMPAS.com/KOMPAS.com Mochamad Sadheli
Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Elektabilitas Puan merosot. Ganjar Pranowo justru tertinggi. Elite PDIP teriak soal Capres. 

TRIBUN-PAPUA.COM - PDI Perjuangan menegaskan hasil survei bukan patokan internal menunjuk kader maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, merespon hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Ketua DPP PDIP Puan Maharani lebih rendah daripada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Survei itu bagi kita bukan menjadi patokan, survei itu sekadar pengetahuan bagi kita tapi bukan patokan," kata Djarot ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2022).

Bagaimana nasib Ganjar Pranowo di Pilpres 2024?

Djarot lalu membeberkan alasan PDI Perjuangan enggan melihat survei sebagai patokan pengusungan capres-cawapres.

Baca juga: Anies Diteriaki Gegara Sumur Resapan, Dua Petinggi Partai Ini Bersitegang: NsaDem dan PDIP Retak?

Pertama, dia menilai survei berjalan secara dinamis sehingga hasilnya pun akan berubah-ubah.

Namun, ia menyinggung soal kinerja kader yang berpotensi mendongkrak elektabilitas, salah satunya akan terekam dalam survei.

"Survei itu tergantung kita, bagaimana kerja-kerja politik kita, bagaimana kerja-kerja kader PDI-P. Dia bukan menjadi patokan, karena sifatnya sangat dinamis," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Meski begitu, Djarot mengaku tetap berterima kasih atas hasil survei yang menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan berada di posisi teratas.

Namun, dia mengingatkan pesan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk tidak jumawa melihat hasil tersebut.

"Kita harus tetap turun ke bawah," ujarnya.

Catatan Kompas.com, elektabilitas Puan Maharani berada di papan tengah sejumlah hasil survei nasional.

Keadaan itu berbeda jika melihat elektabilitas sesama rekannya di PDI-P, yaitu Ganjar Pranowo.

Elektabilitas Ganjar bahkan belakangan berada di posisi teratas, salah satunya di hasil survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) yang dirilis pada Rabu (20/7/2022).

Hasilnya menunjukkan nama Ganjar Pranowo menempati posisi teratas sebagai capres pengganti Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2024-2029.

"Siapakah yang menjadi presiden 2024 nantinya menggantikan Joko Widodo? Publik menilai Ganjar 26,69 persen, kemudian dilanjutkan Anies Baswedan 19,18 persen, Prabowo Subianto 11,18 persen," kata peneliti ARSC Bagus Balghi dalam paparannya secara daring, Rabu (20/7/2022).

Baca juga: Berbahaya, PAN Gaet Menteri Kesayangan Jokowi Ini Maju Capres: KIB Terancam Bubar?

Sementara itu, elektabilitas Puan ada di posisi sembilan dengan 1,70 persen responden.

Puan Maharani bahkan berada di bawah Erick Thohir yaitu 2,01 persen dan di atas Jenderal Andika Perkasa 1 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Elektabilitas Puan di Bawah Ganjar, PDI-P: Survei Tak Jadi Patokan",

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved