Siapa 3 Petugas Pengibar Bendera Merah Putih Pertama Kali pada 17 Agustus 1945? Ini Sosok Mereka
Ini sosok tiga petugas pengibar bendera merah putih pertama kali pada Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Latief meninggal dunia pada tanggal 14 Maret 1983 di Jakarta dalam usia 72 tahun.
2. Suhud Sastro Kusumo
Suhud Sastro Kusumo atau S Suhud adalah anggota Barisan Pelopor bentukan Jepang. Suhud lahir pada tahun 1920.
Tiga hari menjelang pembacaan teks proklamasi, tepatnya pada tanggal 14 Agustus 1945, Suhud diminta menjaga keluarga Soekarno dari segala ancaman.
Namun, Suhud tidak menaruh curiga pada Soekarni dan Chairul Saleh yang membawa Soekarno dalam peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945.
Saat Soekarno pulang pada malam harinya, Suhud diminta untuk mempersiapkan pengibaran bendera merah putih.
Pada upacara bendera itu, Suhud bertugas membentangkan bendera.
Suhud meninggal dunia pada tahun 1986 dalam usia 66 tahun.
Baca juga: Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Bulan Agustus, Simak Aturan Pemasangan Bendera Merah Putih
3. Surastri Kusumo (SK) Trimurti
Surastri Kusumo (SK) Trimurti atau lebih dikenal SK Trimurti merupakan satu-satunya perempuan yang berperan dalam pengibaran bendera pertama.
SK Trimurti adalah guru sekolah dasar yang lahir pada tanggal 11 Mei 1912 di Boyolali, Jawa Tengah.
Ia merupakan perempuan yang memiliki pendidikan lengkap hingga menjadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).
Dalam masa pergerakan, SK Trimurti juga berperan aktif dalam Partai Indonesia (Partindo).
Meskipun bekerja sebagai guru, SK Trimurti tetap kritis melalui tulisan-tulisannya untuk berjuang melawan pemerintah kolonial.
SK trimurti pernah dipenjara karena membuat leaflet yang berisikan ujaran antikolonialisme.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pengibaran-bendera-pusaka-saat-proklamasi-17-agustus-1945.jpg)