KKB Papua

Pangkostrad Kirim 450 Prajurit TNI ke Papua, Moeldoko Ingatkan Aparat Tidak Terprovokasi KKB: Tumpas

Pasukan pemukul reaksi cepat lintas medan ini diharapkan selalu siaga dan berhasil dalam tugas. KSP meminta para prajurit tidak terprovokasi KKB Papua

Tribun-Papua.com/Istimewa
LEPAS - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Maruli Simanjuntak melepas 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/Setia Sampai Mati Kostrad ke medan penugasan di Papua. ((Penerangan Kostrad)) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/Setia Sampai Mati Kostrad dikirim ke medan penugasan di Papua.

Pelepasan prajurit itu dipimpin Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Maruli Simanjuntak.

Pelepasan ratusan prajurit dari Yonif bermaskot tengkorak menggigit pisau komando ini digelar di Pelabuhan Pelni, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/8/2022).

Letjen Maruli Simanjuntak dalam arahannya mengingatkan para pasukan pemukul reaksi cepat lintas medan ini dapat menjalankan tugas dengan ikhlas.

Baca juga: Kepala Kampung Ditangkap di Nduga, Ratusan Juta Rupiah Dana Desa Dipakai Beli Amunisi KKB Papua

“Laksanakan tugas yang dipercayakan negara kepada prajurit Yonif Raider 303 Kostrad ini dengan ikhlas dan jangan lupa dengan tugas pokok di tempat penugasan nanti,” kata Maruli dalam keterangan tertulis, Kamis.

Maruli mengatakan, penugasan ini merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara.

Sebab itu, Maruli berharap tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Pangkostrad juga berpesan kepada seluruh prajurit agar segera beradaptasi ketika tiba di daerah operasi.

Ia mengingatkan prajurit agar menghormati adat istiadat serta rebut simpati dan hati rakyat sehingga terjalin kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

“Utamakan dalam bersikap selalu santun terhadap warga sekitar dengan menerapkan 8 wajib TNI dengan kemampuan territorial serta tidak melukai orang yang tidak bersenjata,” imbuh dia.

Moeldoko Minta Prajurit Tak Terprovokasi KKB Papua

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meminta prajurit TNI dan Polri untuk tidak terprovokasi oleh aksi teror yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Ia meminta aparat keamanan bekerja sesuai Standard Operating Procedure (SOP) untuk menangani KKB.

Moeldoko tak ingin aparat keamanan terprovokasi yang berujung merugikan institusi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved