KKB Papua

Dua Aparat Kampung di Nduga Buronan Polisi, Sokong Dana Pembelian Amunisi untuk KKB Papua

Sekretaris Desa dan Kepala Kampung itu dicurigai menjadi pemberi uang untuk oknum ASN Nduga berinisial AN, pemasosk amunisi KKB Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
PEMASOK AMUNISI - Oknum Kepala Kampung Wusi Terius Labi (jaket hitam) ketika akan diterbangkan ke Yalimo. Terius Labi ditangkap oleh polisi karena diduga menjadi salah satu penyandang dana pembelian amunisi untuk KKB Nduga, Kenyam, Papua, Senin (8/8/2022). (Dok Polda Papua) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dua aparat kampung di Kabupaten Nduga, Papua jadi buronan polisi.

Keduanya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua lantaran diduga terlibat dalam kasus pembelian amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sekretaris Desa dan Kepala Kampung itu dicurigai menjadi pemberi uang untuk oknum ASN Nduga berinisial AN yang akhirnya tertangkap membawa satu pucuk senjata api dan 615 butir amunisi.

Baca juga: Kepala Kampung Jadi Donatur KKB Papua, Pakai Dana Desa Rp 150 Juta untuk Biayai Pembelian Amunisi

"Yang pertama inisialnya A, dia merupakan seorang Sekertaris Desa sedangkan yang satu lagi inisial GK merupakan Kepala Kampung," ujar Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani di Jayapura, Jumat (12/8/2022).

Sebelum A dan GK masuk DPO, Polda Papua telah menangkap Kepala Kampung Wusi Terius Labi yang diduga memberikan uang kepada AN senilai Rp 150 juta.

Untuk A dan GK, Faizal menyebut mereka memberikan uang kepada AN dalam jumlah yang sama.

"Masing-masing kasih Rp 100 juta ke AN," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, personel Polres Yalimo menangkap seorang oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN, di Distrik Elelim, karena membawa 615 butir amunisi, Rabu (29/6/2022). P

enangkapan AN bermula dari pantauan aparat yang melihat gerak-gerik AN yang mencurigakan saat sedang mengendarai kendaraan roda dua.

Setelah dicegat dan digeledah, ditemukan sejumlah barang bukti yaitu senjata rakitan AFN dan sejumlah amunisi 615 butir.

Baca juga: Kepala Kampung Ditangkap di Nduga, Ratusan Juta Rupiah Dana Desa Dipakai Beli Amunisi KKB Papua

Kemudian pada 2 Juli 2022, polisi menangkap T di Jayapura yang diduga menjual 160 butir amunisi kepada AN.

Setelah itu, Pomdam XVII/Cenderawasih mengamankan Kopda BI dan Koptu TJR karena diduga terlibat kasus tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Terlibat Pembelian Amunisi untuk KKB, 2 Aparat Kampung di Nduga Masuk DPO",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved