Kasus Irjen Ferdy Sambo

TIDAK ADA PELECEHAN oleh Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Terancam Hukuman Mati?

Laporan awal Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ke polisi terkait dugaan pelecehan dinyatakan tidak benar atau palsu. Siap-siap jadi tersangka?

Tribun-Papua.com/Tribun Network
Kabareskrim Polri Komjen Agus Ardianto. Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dipastikan tidak melakukan pelecehan seksual kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.(WartaKota) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dipastikan tidak melakukan pelecehan seksual kepada istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Demikian ditegaskan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Komjen Agus menyatakan, Brigadir Yosua hanya berada di pekarangan rumah sebelum dieksekusi.

Semua saksi melihat Brigadir Yosua tak masuk ke dalam rumah saat mengantar Putri Candrawathi ke rumah dinas Irjen Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Otomatis, tudingan Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi lalu melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol tidak terbukti.

Baca juga: 4 Pengakuan Baru Irjen Ferdy Sambo ke Komnas HAM Sebelum Bunuh Brigadir J, Skenario Berubah Lagi?

Sebaliknya, laporan awal Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ke polisi terkait dugaan pelecehan dinyatakan tidak benar atau palsu.

Sebab, Brigadir J tak masuk ke dalam rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Yosua almarhum Josua berada di dalam rumah, tapi di taman pekarangan depan rumah," kata Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Agus menjelaskan, Brigadir J baru masuk ke dalam rumah setelah Irjen Ferdy Sambo tiba di rumah dinas.

Lalu, Irjen Sambo yang memberikan perintah Brigadir J masuk ke dalam rumah yang kemudian dieksekusi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved