Irjen Ferdy Sambo Bunuh Ajudan

Polri Berantas Judi Usai Bubarkan Satgas Merah Putih dan Irjen Ferdy Sambo Tersangka: Ada Apa?

Polisi medadak rajin memberantas judi online menyusul Satgas Merah Putih dibubarkan dan Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir J. Ada apa?

Kolase Tribun-Papua.com
Polri telah menetapkan Irjen Fredy Sambo sebagai tersangka atas pembunuhan ajudannya, Brigadir J di kediamannya. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan secara spesifik menyebutkan bahwa motif dalam kasus pembunuhan Brigadir J "sensitif". 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi medadak rajin memberantas judi online atau praktik kejahatan yang melanggar Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian, usai membubarkan Satgas Merah Putih yang sempat dipimpin Irjen Ferdy Sambo.

Operasi besar-besaran pemberantasan judi online digelar di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Medan dan Bali

Sejumlah tempat elite praktik judi online pada tiga kota tersebut digerebek.

Pemberantasan judi onlie itu merupakan instruksi langsung dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kepala Polda hingga kepala Polres jajaran Mabes Polri pun turun langsung memimpin penggerebekan.

Baca juga: GEMPAR Pengacara Ini Sebut Irjen Ferdy Sambo Doyan Laki dan Cewek: Kapolda Metro Jaya Terseret

Penggerebekan dilakukan di tengah sorotan publik ke pada institusi Polri, sehubungan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Selain Irjen Ferdy Sambo, ada dua jenderal polisi lainnya ikut dicopot dari jabatannya.

Menyusul Satgassus Merah Putih dibubarkan karena Irjen Ferdy Sambo tersangka kasus tersebut. 

Sambo mengaku sebagai dalang pembunuhan Brigadir J.

Satgassus Merah Putih ini punya tugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi atensi pimpinan di wilayah Indonesia dan luar negeri.

Juga bertugas menangani upaya hukum pada perkara psikotropika, narkotika, tindak pidana korupsi, pencucian uang, dan pelanggaran UU ITE.

Praktik judi online, selain pelaku bisa dijerat menggunakan Pasal 303 KUHP, juga UU ITE.

Berikut ini hasil operasi pemberantasan judi online di 3 provonsi.

1. Judi online di PIK Jakarta, 78 orang ditangkap

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved