Pemkab Jayapura

Siswi SMP Negeri 7 Sentani Pertunjukkan Tarian Variasi Budaya Wamena: Penetapan 14 Kampung Adat

Tarian Variasi Budaya Wamena merupakan tarian yang dapat dibawakan oleh anak muda, orangtua, juga khalayak umum di Wamena, Provinsi Papua.

Tribun-Papua.com/ Putri
Siswi dari SMP Negeri 7 Sentani Kabupaten Jayapura saat menampilkan Tarian Variasi Budaya Wamena di Lapangan Upcara Kantor Bupati Jayapura, Jumat (19/8/2022) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Siswi SMP Negeri 7 Sentani Kabupaten Jayapura memeriahkan acara pengakuan dan penetapan 14 Kampung Adat di Kabupaten Jayapura.

Penampilan dari siswa-siswi sekolah menengah pertama se-Kabupaten Jayapura berlangsung di Lapangan Upcara, Kantor Bupati.

Pantauan Tribun-Papua.com, acara berlangsung khidmat di hadiri oleh pemerintah, sekolah, 14 kepala kampung, masyarakat adat, dan penampilan dari kelompok tarian tradisional dan modern memeriahkan acara.

Baca juga: Mathius Awoitauw Beber Perjuangan Panjang Raih Kodefikasi 14 Kampung Adat di Kabupaten Jayapura

Tarian Variasi Budaya Wamena merupakan tarian yang dapat dibawakan oleh anak muda, orangtua, juga khalayak umum di Wamena, Provinsi Papua.

Siswi Kelas IX, Perika Telenggen yang juga sebagai salah satu penari menjelaskan tarian tersebut menceritakan tentang kebersamaan, semangat, dan kekompakkan.

Menurut Perika, Tarian Variasi Budaya Wamena biasa dipakai dalam acara bakar batu, menerima atau menjemput tamu.

"Kami sudah hafal jadi langsung menari saja, kemarin Ibu Guru minta kita untuk menampilkan tarian dari daerah masing-masing, jasi kami tampilkan tarian ini,"katanya usai tampil di Halaman Upacara, Kantor Bupati, Distrik Sentani Kota, Jumat (19/8/2022).

Perika menyampaikan untuk melengkapi tarian para penari menggunakan pakaian adat yaitu Sali yang terbuat dari kulit kayu, Noken, Kalung Anggrek, Mahkota dari bulu burung, dan musik.

Pakaian dan atribut di kepala dan corak yang digambar di bagian wajah dan kaki, kata Perika, merupakan hasil karya yang dibuat bersama.

Penari lainnya, Aster Wisisi menambahkan selain kegiatan di komunitasnya Tarian Variasi Adat Wamena juga ditampilkan dalam kegiatan sekolah yaitu Karnaval Sekolah yang baru saja dilaksanakan jelang Dirgahayu ke-77 RI pada (17/8/2022). (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved