Info Merauke

Warga Merauke Tolak Rencana Pemerintah Naikkan Harga BBM, Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD

Massa bergerak dari Kapsul Waktu Merauke di Jalan Brawijaya sejak pukul Jam 10.00 WIT, lalu menuju kantor DPRD Merauke. 

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
DEMO - Suasana aksi demo Aliansi Mahasiswa Kabupaten Merauke menolak kenaikan harga BBM di kantor DPRD Merauke, Papua, Kamis (1/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Aliansi Mahasiswa Kabupaten Merauke menggelar demonstrasi menolak rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (1/9/2022). 

Pantauan Tribun-Papua.com, puluhan demosntran itu terdiri dari Organisasi Kepemudaan (OKP) IKAMI Sulsel Cabang Merauke, GMKI, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Merauke

Koordinator lapangan aksi demo, Alif Imran dan jenderal lapangan aksi demo, Kartang memimpin orasi mulai dari monumen kapsul waktu hingga ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke.

Baca juga: Subsidi BBM Dialihkan, Pemerintah Beri BSU Rp 600 Ribu bagi Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta

Massa bergerak dari Kapsul Waktu Merauke di Jalan Brawijaya sejak pukul Jam 10.00 WIT, lalu menuju kantor DPRD Merauke

Hingga pukul 12.11 WIT, massa sembari berorasi tidak disambut oleh anggota DPRD Merauke

Mahasiswa lalu meminta izin untuk memasuki ruang rapat kantor DPRD Merauke, namun tidak diizinkan oleh pihak kepolisian.

"Permisi bapak, kami ingin masuk ke rumah kami. Ini rumah rakyat. Saya jamin kami tidak merusak barang-barang kantor dewan," tutur koordinator lapangan aksi demo. 

Baca juga: Luhut Diteriaki soal Isu Kenaikan Harga BBM, Jokowi Buka Suara: Kelompok Ini Malah Bereaksi Keras

Koordinator KAMMI Papua Selatan, Ambo Tang kepada Tribun-Papua.com, menuturkan, sebanyak 50 lebih mahasiswa kecewa terhadap para wakil rakyat yang tidak mendengarkan orasi.

Bahkan, tidak ada seorang pun anggota dewan yang menyambut.

"Harusnya anggota DPRD mendengar orasi teman-teman mahsiswa terkait penoakan kenaikan BBM bersubsidi, dan kami akan audiensi untuk mengatasi antrean BBM di SPBU Merauke yang sudah sangat lama terjadi," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved