Suharso Monoarfa Dicopot PPP

ASTAGA! Suharso Monoarfa Digulingkan dari Ketua Umum PPP: Ini Sosok Penggantinya

Kegaduhan PPP secara meluas disinyalir akibat ulah Suharso Monoarfa secara pribadi. Koalisi Indonesia Bersatu akan bubar?

Tribun-Papua.com/Istimewa
Suharso Monoarfa diberhentikan dari Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Dok: PPP) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diterpa badai menjelang Pemilu 2024.

Suharso Monoarfa diberhentikan dari Ketua Umum partai tersebut.

Kabar pemberhentian Suharso Monoarfa telah dikonfirmasi oleh Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan PPP, Usman M Tokan.

Pastinya, ini akan berdampak bagi partai dan koalisi menghadapi Pilpres 2024.

“Ya betul (telah dicopot),” ucap Usman pada Kompas.com, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Geser Zulhas, PAN Rekomendasikan 2 Sosok Potensial Ini di Pilpres: KIB Terancam Bubar?

Diketahui, PPP tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Di dalamnya, ada juga Partai Golkar besutan Airlangga Hartarto, dan Partai Amanat Nasional (PAN) besutan Zulkifli Hasan.

AKSI MASSA - Ratusan massa geruduk kantor DPP PPP, Suharso Monoarfa terus didesak mundur. (sl/Ist/storiloka/dokpri)
AKSI MASSA - Ratusan massa geruduk kantor DPP PPP, Suharso Monoarfa terus didesak mundur. (sl/Ist/storiloka/dokpri) (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Lantas, apakah pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP akan membuat KIB bubar?

Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan PPP, Usman M Tokan, menjelaskan pimpinan tiga Majelis DPP PPP telah melayangkan surat pemberhentian ketiga untuk Suharso pada 30 Agustus 2022.

Para pimpinan majelis berkesimpulan telah terjadi sorotan dan kegaduhan PPP secara meluas yang tertuju kepada Suharso Monoarfa secara pribadi dengan masyarakat Indonesia, yang merupakan pemilih dan simpatisan PPP.

Pemberhentian tersebut juga boleh dikatakan, lantaran umat yang sayang dan peduli kepada eksistensi dan marwah PPP sebagai wadah perjuangan politik umat Islam Indonesia.

Kemudian, tiga pimpinan majelis meminta pendapat hukum dari mahkamah partai apakah langkah tersebut telah sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) PPP.

“Serta meminta pengurus harian DPP PPP segera melaksanakan rapat untuk memilih dan menetapkan pelaksana tugas ketua umum untuk mengisi lowongan jabatan tersebut,” paparnya.

Usman menyampaikan, pada Jumat (2/9/2022) dan Sabtu (3/9/2022) di Bogor, mahkamah partai sepakat dengan usulan pimpinan tiga majelis PPP untuk memberhentikan Suharso sebagai Ketua Umum PPP masa jabatan 2020-2025.

Proses tersebut berlanjut dengan diadakannya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Banten yang diikuti pimpinan wilayah 29 provinsi, Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, Majelis Pertimbangan, banom, serta pimpinan DPP PPP.

Baca juga: Rahasia Bocor, Sosok Ini Beberkan Agenda Puan dengan Elite Golkar dan Prabowo: Lengserkan Cak Imin?

“Menghasilkan ketetapan memberhentikan saudara Suharso Monoarfa dan mengukuhkan H. Muhammad Mardiono sebagai PLT (pelaksana tugas) Ketua Umum DPP PPP sisa masa bakti 2020-2025,” katanya.

Sementara itu, belum ada pernyataan dari pihak Suharso terkait hal ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suharso Monoarfa Diberhentikan dari Ketum PPP",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved