Pemprov Papua

Dinas Sosial Papua Salurkan BLT BBM bagi 50 Ribu Warga di Papua, Ribka Haluk: Dilakukan Bertahap

Para penerima BLT BBM terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata di masing-masing Dinsos kabupaten/kota di Papua.

Tribun-Papua
Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Papua, Ribka Haluk. Disebutkan, pihaknya bakal menyalurkan BLT BBM bagi sebanyak 50 ribu warga di Papua secara bertahap. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dinas Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Papua bakal menyalurkan BLT BBM bagi sebanyak 50 ribu warga di Papua secara bertahap.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinsosdukcapil Papua, Ribka Haluk, Rabu (7/9/2022).

"Penyaluran dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk negara, seperti Kantor Pos maupun perbankan,” terang Ribka.

Kata Ribka, pihaknya telah memiliki data penerima BLT BBM di Papua.

“Data telah kami siapkan. Data ini kami peroleh dari Dinas Sosial tingkat kabupaten/kota. Para penerima BLT telah terdata di sana,” katanya.

Baca juga: Ribka Haluk : Pendistribusian BLT di Pegunungan Papua Terkendala Keamanan dan Jaringan Internet

Baca juga: Ribka Haluk: HUT ke-18, Tagana Papua Sangat Solid!

Baca juga: Ribka Haluk: Perekaman e-KTP 1,4 Juta Warga di Pegunungan Papua Terus Genjot

Para penerima BLT BBM terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata di masing-masing Dinsos kabupaten/kota di Papua.

“Jadi, penerima BLT ini merupakan warga non Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, atau warga kurang mampu,” jelasnya.

Ribak menegaskan, penerima bantuan tidak diperuntukan bagi mereka yang berkecupan secara finansial.

“Dengan kata lain, tidak boleh mereka yang mampu atau kaya terima BLT ini,” tegas Ribka.

Adapun Ribka menambahkan, tenaga pendamping Dinsos di tingkat kabupaten/kota di Papua telah melakukan verifikasi data penerima BLT BBM.

“Tujuannya verifikasi dilakukan agar penyaluran BLT BBM tepat sasaran bagi warga yang memang membutuhkan,” tambahnya.

Ketika disinggung perihal jumlah BLT yang disalurkan, disebutkan sebesar Rp 600 per orang. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved