Kamis, 9 April 2026

Harga BBM Resmi Naik

Imbas BBM Naik, Pemkab Jayapura Dukung Polisi lakukan Pengawasan

Menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Menyikapi pengawasan ditengah kenaikan harga BBM, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantor mengatakan, Pemkab Jayapura mendukung langkah Polres Jayapura dalam melakukan pengontrolan terhadap jual beli BBM di Kabupaten Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua.

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan, pihaknya melarang keras adanya praktek penimbunan BBM di Kabupaten Jayapura.

"Pada prinsipnya BBM tidak boleh ditimbun, dan saya sangat mendukung tindakan Polisi dalam melakukan pengawasan dan tindakan terhadap jual beli BBM disetiap SPBU yang ada di Kabupaten Jayapura," kata giri kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Pemkot Jayapura Alokasikan Rp 4 Miliar untuk Penanganan Dampak Kenaikan Harga BBM

Sebelumnya Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus WA Maclarimboen mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan pengawasan pada setiap SPBU.

"Sesuai instruksi Mabes untuk melaksanakan pengawasan kontrol terkait distribusi BBM di wilayah masing-masing, maka kita di Polres Jayapura tetap akan melakukan patroli dan pengawasan terhadap jual beli BBM di setiap SPBU yang ada di Kabupaten Jayapura, agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penimbunan BBM," kata AKBP Fredrickus.

 

 

Dia mengatakan, apabila ditemukan ada terjadinya penimbunan BBM, maka pihaknya bakal memberikan tindakan tegas.

Sekadar diketahui, BBM Pertalite, Solar, dan Pertamax resmi diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada, Sabtu (3/9/2022).

"Saat ini pemerintah membuat keputusan dalam situasi yang sulit," ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka.

Menurutnya ini adalah pilihan terakhir pemerintah yang tengah mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM akan mengalami penyesuaian.

Baca juga: Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Pemkot Jayapura Akan Gelar Rakor Bersama Forkopimda

Menteri ESDM Arifin Tasrif selanjutnya menjabarkan penyesuaian harga BBM terbaru mulai sore nanti yakni sebagai berikut:

  • Harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter
  • Harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter
  • Harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter

Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi mencuat dalam beberapa waktu terakhir seiring membengkaknya nilai subsidi energi yang mencapai Rp 502 triliun.

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran subsidi dan kompensasi energi akan kembali membengkak sebesar Rp 198 triliun, jika tidak ada kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved