Lukas Enembe Sering Naik Jet Pribadi, Pengacara: Pak Gubernur Merasa Tak Aman Naik Pesawat Komersil

Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua, Roy Rening memberikan penjelasan mengenai alasan Lukas Enembe sering menggunakan jet pribadi saat bepergian.

(Dok Staf Khusus Gubernur Papua)
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua, Roy Rening memberikan penjelasan mengenai alasan Lukas Enembe sering menggunakan jet pribadi saat bepergian. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua, Roy Rening memberikan penjelasan mengenai alasan Lukas Enembe sering menggunakan jet pribadi saat bepergian.

Penjalasan itu diungkapkan Roy menanggapi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menelusuri penggunaan jet pribadi yang sering digunakan Lukas Enembe saat berpergian.

Lukas Enembe sendiri diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus gratifikasi Rp 1 miliar yang masuk ke rekening pribadinya oleh KPK sejak 5 September 2022.

Baca juga: Naik Rp 12,5 M dalam 2 Tahun, Ini Jumlah Harta Gubernur Papua Lukas Enembe yang Jadi Tersangka KPK

Gubernur Papua Lukas Enembe mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Gubernur Papua Lukas Enembe mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara)

Soal jet pribadi, Roy mengatakan bahwa Lukas Enembe memiliki pengalaman tidak menyenangkan saat bepergian dengan pesawat komersial.

"Pak Gubernur sudah mengalami masalah, kenapa Pak Gubernur memakai jet pribadi karena Pak Gubernur merasa tidak aman," ujar Tim Hukum Gubernur Papua Roy Rening, di Jayapura, Kamis (15/9/2022).

Menurut dia, beberapa tahun lalu, Lukas Enembe yang dalam kondisi sakit pernah merasa ada oknum pejabat yang mengincarnya sehingga namanya hilang dari daftar penumpang (manifest).

Baca juga: Lukas Enembe Dicekal ke Luar Negeri, Dokter Jelaskan Kondisi Kesehatan Gubernur Papua

"Pernah kejadian satu kali, Pak Gubernur naik Garuda dari Singapura ke Jakarta lalu ke Papua, apa yang terjadi? ketika Pak Gubernur dari Jakarta mau ke Papua, namanya hilang dari manifest pesawat, informasi yang kita terima mengatakan bahwa ada oknum-oknum pejabat yang memerintahkan agar nama Pak Gubernur hilang, padahal Pak Gubernur masih sakit dan harus kembali ke Jayapura," tutur Roy.

Mengenai pembiayaan perjalanan Lukas Enembe, Roy menyebutkan, hal itu menggunakan tunjangan operasional Gubernur.

Menurut dia hal tersebut tidak memyalahi aturan apa pun karena dana yang digunakan merupakan hak dari Gubernur Papua dan dipakai untuk keperluan dinas atau terkait masalah kesehatannya.

"Pasti karena itu biaya operasional gubernur, pasti dari situ, kan tidak mungkin dari dana mana, kalau ini perjalanan dinasnya atau karena sakitnya itu harus dibiayai oleh negara melalui kas daerah sesuai yang dianggarkan oleh DPR dalam APBD," kata dia.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Dilarang ke Jakarta, Undang KPK Pemeriksaan di Rumahnya

Sebelumnya KPK telah menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi.

Salah satu poin yang akan didalami KPK adalah penggunaan jet pribadi yang sering digunakan Lukas Enembe saat berpergian.

"Itu juga pasti didalami juga termasuk juga keberadaan yang bersangkutan selama ini kalau ke luar negeri menggunakan private jet," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

(Kompas.com/Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tim Kuasa Hukum Akui Gubernur Papua Sering Berpergian dengan Jet Pribadi, Ini Alasannya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved