Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

2.000 Aparat Gabungan Diterjunkan Amankan Aksi Massa Save Lukas Enembe Besok

Demonstrasi yang rencananya akan dihadiri 4.000 simpatisan Gubernur Papua itu bakal berlangsung secara longmarch. Polisi tegaskan hal ini..

Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
AKSI MASSA - Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor Mackbon, saat memberikan keterangan pers terkait persiapan 2.000 personel pengamanan jelang aksi unjuk rasa Save Lukas Enembe, Selasa (20/9/2022) besok. Masyarakat diimbau jaga keamanan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak 2.000 personel gabungan TNI dan polisi disiapkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Koalisi Rakyat Papua Save Lukas Enembe di Kota Jayapura, besok, Selasa (20/9/2022).

Selain mengerahkan 2.000 personel, Polresta Jayapura Kota juga akan melakukan penyekatan di beberapa titik dan pengalihan arus lalu lintas.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon mengatakan, hal itu dilakukan demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Pasalnya, demonstrasi yang rencananya akan dihadiri 4.000 simpatisan Gubernur Papua itu bakal berlangsung secara longmarch.

Baca juga: Terungkap, PPATK Temukan Dugaan Transaksi Lukas Enembe ke Kasino Judi Rp 560 Miliar: Fantastis!

"Sekitar 2.000 personel TNI-Polri dan juga stakeholder lain kita siapkan pengamanan dengan sistem pengamanan ini kita akan melakukan penyekatan-penyekatan di berbagai titik," kata Victor Mackbon kepada wartawan, termasuk Tribun-Papua.com di markasnya, Senin (19/9/2022).

Sebelumnya, Polresta Jayapura Kota telah menolak surat izin demonstrasi Koalisi Rakyat Papua lantaran bakal digelar secara longmarch.

Alasannya, aksi longmarch itu sangat berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat lain dan tidak cocok dilakukan di Kota Jayapura yang memiliki keterbatasan ruas jalan.

"Dalam surat mereka akan longmarch, itu lah yang kita melakukan penolakan karena tidak bisa di wilayah Kota Jayapura ini dilakukan longmarch, karena jalur kita terbatas, berbeda dengan kota-kota lain," ungkapnya.

Baca juga: Tokoh Adat Papua Minta Presiden Jokowi Perintahkan KPK Segera Hentikan Kasus Lukas Enembe 

Mantan Kapolres Jayapura ini menambahkan, koordinator lapangan aksi unjuk rasa ini telah berkomitmen demonstrasi nanti bakal berjalan aman dan damai.

"Mereka juga sepakat untuk menjaga dan menjamin aksi-aksi tersebut tidak disusupi dengan kegiatan yang melanggar kedaulatan negara, ini yang juga kita harus sampaikan ke mereka, dan mereka sepakat," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved