Kongres Masyarakat Adat

Tokoh Pemuda Jamin Keamanan Kampung Yakonde Saat Kongres Masyarakat Adat

Dengan Komitmen yang ada, Nolvin mengatakan para kongres masyarakat adat tidak perlu kuatir dan ragu dengan keamanan di kampungnya.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Tokoh pemuda Kampung Yakonde, Nolvin Kambai. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Tokoh pemuda menjamin pelaksanaan sarasehan di Kampung Yakonde, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua saat pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) bakal aman dan damai.

Hal itu disampaikan tokoh pemuda Kampung Yakonde, Nolvin Kambai kepada awak media di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (20/9/2022).

“Berdasarkan keputusan bersama masyarakat adat Yakonde, urusan keamanan selama sarasehan, diserahkan tanggungjawabnya ke pemuda, untuk itu, pemuda bekerjasama dengan pihak kepolisian menjaga gangguan Kamtibmas, dan saya jamin penyelenggaraan sarasehan di kampung kami aman," kata Nolvin.

Baca juga: PDAM Jayapura Komitmen Optimalkan Pelayanan Air Bersih Selama KMAN VI

Menurutnya, tugas keamanan sesuai perintah Ondofolo (kepala suku) Kampung Yakonde.

"Ondofolo Kampung Yakonde, Nikolas Daimoi dan Kepala Kampung Yakonde, Yakop Daimoi telah memberikan mandat kepada Pemuda Kampung untuk bersama pihak keamanan mengawal semua prosesi sarasehan saat pergelaran kongres masyarakat adat," ujarnya.

 

 

Dengan Komitmen yang ada, Nolvin mengatakan para kongres masyarakat adat tidak perlu kuatir dan ragu dengan keamanan di kampungnya.

"Kami bersama masyarakat adat aka bersinergi bersama Kepolisian untuk menjaga semua gangguan Kamtibmas selama pelaksanaan kongres masyarakat adat berlangsung, hingga para tamu kembali ke daerah asal mereka masing-masing,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) bakal digelar pada 24-30 Oktober mentanga.

Kegiatan ini bakal digelar bersamaan dengan dua agenda besar lainnya di bumi kenambai-umbai, yaitu Festival Danau Sentani, dan perayaan 9 tahun hari ulang masyarakat adat Kabupaten Jayapura.

Dengan berbagai agenda yang ada, maka pergelaran kongres masyarakat adat tersebut bakal dihadiri oleh ribuan komunitas adat di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved