Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Pengacara Lukas Enembe Bakal Jawab Somasi Paulus Waterpauw: Bukti-bukti Ada di Kita

Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, akan menjawab somasi dari Paulus Waterpauw dengan bukti-bukti yang dimiliki.

Istimewa
Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw - Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, mengaku akan menjawab somasi dari Penjabata (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw dengan bukti-bukti yang dimiliki. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, mengaku akan menjawab somasi dari Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

Aloysius menyebut ia telah menerima surat somasi dari Paulus Waterpauw.

Ia menyebut akan menjawab somasi Paulus Waterpauw dengan bukti-bukti yang dimiliki.

Baca juga: Namanya Diseret-seret, Paulus Waterpauw Somasi Pengacara Lukas Enembe: Jangan Dipolitisasi

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw. (Istimewa)

"Ya, kami sudah terima surat somasi," kata Aloysius saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon dari Manokwari pada Selasa (27/9/2022).

"Kita akan jawab karena bukti-bukti ada di kita dan sudah menjadi buku," kata Aloysius.

Aloysius mengaku akan menggelar konferensi pers untuk menjawab somasi tersebut pada Rabu (28/9/2022) di Jayapura.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengaku sudah melayangkan surat somasi kepada kuasa hukum Lukas Enembe.

Baca juga: KPK Ingatkan Pengacara Lukas Enembe Bisa Dipidana jika Halangi Penyidikan

Somasi itu terkait dengan nama Paulus Waterpauw yang disebut-sebut oleh kuasa hukum Lukas Enembe soal jabatan wakil gubernur Papua.

Kuasa hukum Lukas Enembe menyebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menemui Lukas untuk menyodorkan nama Paulus Waterpauw sebagai wakil gubernur Papua menggantikan Klemen Tinal yang meninggal dunia.

"Kita sudah layangkan somasi dua hari yang lalu," kata Paulus Waterpauw saat ditemui wartawan usai pembukaan sidang APBD Perubahan tahun 2022 di Manokwari, Senin (26/9/2022).

Tidak hanya itu, Paulus meminta Lukas Enembe menaati hukum yang berlaku.

Baca juga: Ragukan Penjelasan Tim Medis Lukas Enembe, KPK Beberkan Alasannya

"Saya hanya mau mengatakan begini, kalau sudah terjerat dalam dugaan tindak pidana penyelewengan maupun tindak pidana korupsi, ya hadapi saja," kata Waterpauw.

"Jangan terus dikait-kaitkan dengan kepentingan satu dan lain hal, tidak ada urusan. Kalau beliau-beliau masih mewacanakan itu bicara politik jangan dipolitisasi, hadapi saja," katanya.

Sebagai informasi, Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan menerima gratifikasi Rp 1 miliar terkait APBD di Papua pada awal September lalu.

Namun, Kuasa Hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, membantah uang tersebut merupakan gratifikasi.

Kliennya disebut menerima transfer Rp 1 miliar dari orang kepercayaannya sendiri dan uang itu berasal dari kantongnya sendiri.

(Kompas.com/Mohamad Adlu Raharusun)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Disomasi Paulus Waterpauw, Kuasa Hukum Lukas Enembe: Bukti-bukti Sudah Menjadi Buku

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved