Senin, 13 April 2026

Papua Terkini

Diskominfo Papua Minta Warga Hati-hati Akses Informasi Melalui Media Sosial

Misalnya dapat informasi hoax di medsos lalu diteruskan melalui akun pribadi tanpa mengecek kebenaran informasi itu. Ini yang kita takutkan

Editor: M Choiruman
Humas Pemprov Papua
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Jeri Agus Yudianto meminta kepada warga yang berdomisili didaerah itu mewaspadai hoax dan ujaran kebencian, lantaran diprediksi meningkat di tahun ini 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Perhatian bagi warga agar lebih hati-hati dalam mengakses informasi melalui media social (Medsos). Termasuk benar-benar memilih sumber berita yang kredibel dan valid sumber beritanya.

Pesan serius itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, di Jayapura, Provinsi Papua pekan lalu. Bahkan pihaknya, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Papua mengimbau warga untuk mewaspadai hoax (berita bohong) yang juga bisa memecah belah kesatuan bangsa yang beredar lewat media sosial (medsos).

Baca juga: Diskominfo Papua Gelar Pelatihan E-SPPD Berbasis TTE, Jeri: Menghindari Duplikasi Pembayaran

Prtia yang akrab disapa Jeri ini mengharapkan masyarakat pro aktif mengecek kebenaran informasi yang muncul di media sosial sebelum meneruskannya ke publik.

Upaya tersebut menjadi langkah agar tidak terjerumus dalam kategori penyebaran informasi yang tidak benar alias informasi bohong.  

“Misalnya dapat informasi hoax di medsos lalu diteruskan melalui akun pribadi tanpa mengecek kebenaran informasi itu. Ini yang kita takutkan,” terangnya.

Baca juga: Tobby Podcast Jadi Ruang Sapa Diskominfo Papua untuk Warga

Oleh karena itu, lanjut Jeri, diharapkan masyarakat jangan mudah percaya segala bentuk pemberitaan di media sosial, baik itu dalam bentuk gambar atau berita yang belum jelas kebenarannya.

Jeri juga juga mengimbau warga lebih bijak mengelola media sosial atas situasi yang ada saat ini.  Karena tujuan hoax selain memecah belah, adalah untuk memprovokasi sehingga muncul konflik yang akan mengganggu keamanan dan ketertiban daerah. 

“Mari kita saling menghargai satu dengan lainnya serta lebih bijak mengelola media sosial atas situasi yang ada saat ini,” tambahnya lagi. (**)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved