Breaking News:

Liga 1

Mabes Polri Periksa Direktur PT LIB hingga Ketua PSSI Jatim, Mahfud MD Bereaksi Keras: Usut Tuntas!

Mabes Polri periksa Direktur PT LIB Akhmad Hadian Lukita, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, dan Kadispora Jatim!

SURYA/Purwanto
Suporter Arema FC, Aremania turun kedalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Mabes Polri turun tangan atas tragedi berdarah yang merenggut ratusan penonton di Stadion Kanjuruhan Malang, sesaat laga Arema CF vs Persebaya Surabaya.

Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Akhmad Hadian Lukita, Ketua PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Arema FC Abdul Haris, dan Kadispora Jatim Supratomo dipastikan segera diperiksa atas tragedi tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, mereka akan diperiksa sebagai saksi terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Paus Fransiskus: Saya Berdoa untuk Mereka yang Kehilangan Nyama di Malang

Dedi mengatakan pemeriksaan akan dilakukan hari ini, Senin (3/10/2022).

"InsyaAllah akan dimintai keterangannya oleh tim penyidik hari ini," ujarnya saat konferensi pers di Malang dikutip dari YouTube Kompas TV.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan enam tim dari Mabes Polri untuk melakukan investigasi tragedi berdarah ini.

Adapun keenam tim ini terdiri dari divisi Bareskrim Polri, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), Pusat Dokter Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

"Saya telah mengajak tim dari Mabes Polri, terdiri dari Bareskrim Polri, Propam, kemudian SPI Polri, Pusdokkes, Inafis, kemudian Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan," ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022) malam.

Selain itu, Listyo juga memastikan tim yang diajaknya itu untuk mengusut dengan tuntas dengan cara mengecek semua elemen seperti dari Panpel, petugas di lapangan, hingga rekaman CCTV stadion.

"Yang jelas kami akan serius dan mengusut tuntas dan tentunya terkait proses penyelenggaran dan pengamanan," ujarnya.

Listyo juga memberikan informasi terkait korban meninggal dunia yang jumlahnya masih simpang siur.

Ia menegaskan jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi ini sejumlah 125 orang.

Angka tersebut diperolehnya setelah pengecekan yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

"Tadi hasil verifikasi terakhir dengan data yang ada di Dinkes baik kabupaten/kota terkonfirmasi sampai saat ini terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal diinformasikan 129 orang, saat ini data terakhir dari hasil pengecekan tim DVI dan Dinkes jumlahnya 125 orang," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved