Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Pendeta Socratez Yoman Tegaskan Gubernur Lukas Enembe Tak Cari Perlindungan dari Gereja

Gubernur Lukas Enembe adalah pelindung rakyat, pemimpin besar, dan suara hati nurani penduduk Orang Asli Papua (OAP)

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Istimewa
PAPUA TERKINI - Pendeta Socratez Yoman tegaskan Gubernur Papua, Lukas Enembe tak mencari perlindungan dari lembaga gereja di Papua, Jumat (7/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pendeta Socratez Yoman menegaskan Gubernur Lukas Enembe tak mencari perlindungan dari lembaga gereja di Tanah Papua. 

Hal itu disampaikannya kepada Tribun-Papua.com melalui sambungan telepon seluler di Jayapura, Jumat (7/10/2022) terkait sejumlah tokoh agama berkunjung ke kediaman Gubernur Lukas Enembe yang saat ini sedang menghadapi permasalahan hokum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Baca juga: Hadapi Proses Hukum di KPK, Gubernur Lukas Enembe Bakal Didampingi 40 Pengacara

"Gubernur Lukas Enembe adalah pelindung rakyat, pemimpin besar, dan suara hati nurani penduduk Orang Asli Papua (OAP), dan selalu ada di hati rakyat kecil," tegas Socratez. 

Ia menjelaskan, Gubernur Lukas Enembe tidak pernah mengemis, maupun meminta-minta perlindungan dari rakyat dan para pemimpin gereja khususnya yang ada di Bumi Cenderawasih. 

"Buktinya, sebagai tokoh besar, Gubernur Lukas Enembe berani maju bersaing dengan seniornya Barnabas Suebu," tandasnya. 

Gubernur Papua, Lukas Enembe dinilainya sebagai pemecah mitos di Tanah Papua dan di Indonesia. 

Baca juga: Tolak Pemeriksaan, Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe Terancam Dijemput Paksa KPK

"Ketika orang Papua Pegunungan direndahkan dan diremehkan dengan label atau stigma orang gunung belum bisa, belum mampu, belum maju, terbelakang, maka tidak bisa menjadi Gubernur Papua, tapi Gubernur Lukas Enembe bisa mematahkan stigma tersebut," jelasnya.

Socratez mengatakan Gubernur Papua, Lukas Enembe telah membuat orang-orang Papua setara dan sederajat, baik Papua pesisir maupun gunung. 

Baca juga: Blokir Rekening Istri Lukas Enembe, KPK: Bukan karena Saksi Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

"Gubernur Lukas adalah simbol harkat, martabat, dan harga diri Orang Asli Papua (OAP)," tegasnya kembali. 

Lebih jauh, Socratez menuturkan pihaknya sedang belajar kepada sosok Lukas Enembe tentang keluhuran hati, ketulusan, kepolosan, kejujuran, kerendahan hati, keberanian, tidak berpura-pura, tidak munafik, serta pribadi yang tidak menyimpan dendam. 

"Sosok Gubernur Lukas Enembe, telah menjadi guru hati nurani umat Tuhan di bumi ini," pungkasnya. (*) 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved