Korupsi di Papua

Bupati Toraja Utara Bakal Jadi Saksi untuk Tersangka Eltinus Omaleng, Ini Kata KPK!

Kasus korupsi Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, dengan tersangka Eltinus Omaleng bakal dihadirkan saksi yaitu Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

Editor: Roy Ratumakin
KOMPAS.com/Syakirun Ni'am
Bupati Mimika Eltinus Omaleng tiba di Gedung KPK setelah menempuh perjalanan udara dari Jayapura, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kasus korupsi Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua dengan tersangka Bupati nonaktif Mimika Eltinus Omaleng bakal dihadirkan saksi yaitu Bupati Toraja Utara.

Hal ini dikatakan Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Senin (17/10/2022).

Dikatakan, KPK telah menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang.

Baca juga: KPK Tahan Eltinus Omaleng, Tito Karnavian Tunjuk Johannes Rettob Jadi Plt Bupati Mimika

Diketahui, Yohanis sedianya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua dengan tersangka Bupati nonaktif Mimika Eltinus Omaleng dan kawan-kawan, Jumat (14/10/2022).

"Yohanis Bassang (Bupati Toraja Utara), tidak hadir," kata Ali Fikri.

 

 

Ali mengatakan, tim penyidik akan memanggil kembali Yohanis Bassang pada Selasa (18/10/2022) besok ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

"Informasi yang kami terima yang bersangkutan konfirmasi pada tim penyidik untuk kembali dijadwalkan ulang pada Selasa (18/10)," katanya.

Tersangka Eltinus Omaleng (EO) merupakan Bupati Mimika periode 2014-2019 dan 2019-2024, sedangkan Yohanis Bassang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Mimika periode 2014-2019.

Baca juga: Eltinus Omaleng Akhirnya Dijebloskan ke Rutan KPK, Ini Masa Tahannya!

Selain Eltinus, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya kasus tersebut, yaitu Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mimika/pejabat pembuat komitmen (PPK) Marthen Sawy (MS) dan pihak swasta/Direktur PT Waringin Megah (WM) Teguh Anggara (TA).

KPK menduga akibat perbuatan para tersangka, menimbulkan kerugian keuangan negara sekira Rp21,6 miliar dari nilai kontrak Rp46 miliar.

Dari proyek itu, Eltinus Omaleng diduga turut menerima uang sejumlah sekira Rp4,4 miliar.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPK telah menahan dua tersangka, yakni Eltinus dan Marthen. Sementara, tersangka Teguh Anggara belum ditahan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul - KPK Jadwal Ulang Pemanggilan Bupati Toraja Utara di Kasus Korupsi Gereja Kingmi Mile Papua

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved