ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Imigrasi Jayapura

Pemerintah PNG buka Pos lintas batas dengan RI di Wutung East Sepik

Pemerintah Papua Nugini (PNG) secara resmi telah membuka kembali perbatasanya dengan negara Indonesia, di Wutung East Sepik PNG.

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Pemerintah Papua Nugini (PNG) secara resmi telah membuka kembali perbatasanya dengan negara indonesia, di Wutung East Sepik PNG. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Papua Nugini (PNG) secara resmi telah membuka kembali perbatasanya dengan negara Indonesia, di Wutung East Sepik PNG.

Pembukaan kembali Perbatasan PNG dilaksanakan Gubernur West Sepik, Tony Wowou disaksikan Pelaksana Direktur Jenderal Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Keamanan, Departemen Luar Negeri Papua Nugini Mr Brian Kaumu.

Kemudian Deputy Chief Migration Officer Allen Simarmata, Konsulat RI di Vanimo PNG, Winis Map dan Administrator PLBN Skouw Yan Z Numberi.

Baca juga: AKHIRNYA! Pos Lintas Batas Negara RI-PNG di Skouw Papua Kembali Dibuka

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Zulhamsyah dan Kepala Sub Seksi Pemeriksa Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Yulius Lilingan.

Administrator PLBN Skouw Yan Numberi mengapresiasi dibukanya kembali Perbatasan oleh PNG setelah ditutup sejak tahun 2020 akibat merebaknya Pendemi Covid-19.

"Dengan dibukanya kembali Perbatasan RI-PNG yang menghubungkan Skouw (RI)-Wutung (PNG) maka masyarakat kedua Negara dapat kembali melintasinya dengan memenuhi ketentuan yang berlaku di kedua negara," kata Yan Z Numberi kepada Tribun-Papua.com, Jumat (28/10/2022) di PLBN Skouw.

Baca juga: Wisata Papua: Melihat Perbatasn Indonesia-Papua Nugini di PLBN Skouw

Yan mengaku walaupun perbatasan RI-PNG sempat ditutup akibat merebaknya Pandemi Covid-19, namun pihaknya beberapa kali membuka perbatasan terutama saat pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Vanimo.

"Lebih dari 1.000 orang yang melintas melalui PLBN Skouw, saat perbatasan kedua negara ditutup akibat merebaknya Pandemi Covid-19," katanya lagi. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved