ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kongres Masyarakat Adat

PROFIL Mina Susana Setra, Calon Sekjen AMAN Periode 2022-2027: Aktif Membela Masyarakat Adat

Selama 23 tahun Mina Susana Setra telah bekerja pada isu-isu adat lokal, nasional dan internasional. Aktif sejak AMAN berdiri pada 17 Maret 1997.

Tribun-Papua.com/Istimewa
KMAN VI - Mina Susana Setra merupakan satu dari sepuluh calon Sekertaris Jenderal (Sekjen) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) periode 2022-2027. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com: Libertus Manik Allo

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Mina Susana Setra merupakan satu dari 10 calon sekertaris jenderal (Sekjen) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) periode 2022-2027.

Lantas siapakah Mina Susana Sentra?

Berikut profil singkatnya:

Mina Susana Sentra merupakan tokoh perempuan adat Dayak Pompakng, Kalimantan Barat.

Mina Susana Sentra kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) AMAN Bidang Sosial Budaya.

Baca juga: Suku Dayak Desak Pemerintah Pusat Jawab Perjuangan AMAN, Kinarang Boy: Sahkan UU Masyarakat Adat

Mina Susana Sentra bergabung ke AMAN sejak organisasi ini dideklarasikan pada 17 Maret 1997.

Selama 23 tahun Mina Susana Setra telah bekerja pada isu-isu adat lokal, nasional dan internasional.

Ketika ia menjabat Deputi Bidang Advokasi, Hukum dan Politik AMAN, Mina Sentra memenangkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.35/2012 tentang Hutan Adat sebagai bukan hutan negara.

Perempuan yang akrab disapa Ibu Setra ini, juga merupakan Co-Chair Global Dedicated Grant Mechanism (DGM) di bawah Forest Investment Program (FIP) Bank Dunia.

Program hibah inovatif sebesar USD 50 juta untuk memerangi hilangnya hutan dengan menempatkan desain proyek dan keputusan pendanaan di tangan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal (IPLC) di 14 negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pembina Badan Registrasi Wilayah Leluhur (BRWA), sebuah lembaga tempat masyarakat adat dapat mendaftarkan peta wilayahnya, yang saat ini telah mencapai 9,3 juta hektar dari seluruh Indonesia.

Mina Setra terlibat aktif dalam berbagai forum internasional terkait perubahan iklim dan hutan seperti UNFCCC COP, UNREDD Policy Board, Forest Investment Program, Oslo REDD Partnership, Global Landscape Forum, dan lain-lain.

Mina Susana Sentra mengakui tak punya visi dan misi menjadi Sekjen AMAN periode 2022-2027.

Baca juga: 90 Sekolah Adat Telah Didirikan AMAN, Rukka Sombolinggi: Anak Muda Kembali ke Kampung

"Saya tidak punya visi misi. Visi misi saya ketika terpilih menjadi Sekjen AMAN ya melaksanakan dan menjalankan mandat organisasi hasil kongres kali ini," ujarnya kepada Tribun-Papua.com, ditemui di tribun VIP Stadion Barnabas Youwe Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (29/10/2022).

Menurutnya, persoalan urgen yang saat ini tengah dihadapi masyarakat adat adalah perlindungan atas wilayah adat.

Untuk itu, diharapkan pemerintah pusat dan DPR segera mengesahkan UU Masyarakat Adat.

"Dan itu dari pondasi utama untuk masyarakat adat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved