Kongres Masyarakat Adat
Rapat Pleno KMAN VI Papua: Bahas Anggaran Dasar, Program Kerja, hingga Penetapan Maklumat
Pembahasan cukup alot teramati pada pasal 12 terutama soal pelaksanaan pemetaan partisipatif wilayah adat, dalam draft anggaran dasar AMAN
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Rapat pleno Kongres ke-VI Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI Papua memasuki hari kedua, dengan agenda pembahasan soal penetapan anggaran dasar, program kerja, hingga maklumat.
Pantauan Tribun-Papua.com Jumat (28/10/2022), lanjutan rapat pleno sesi kedua tersebut berlangsung usai waktu ishoma atau istirahat sekira pukul 13.30 WIT di Stadion Barnabas Youwe (SBY), Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Baca juga: Tata Tertib Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Disahkan, Sempat Terjadi Perdebatan Serius
"Kami sterring komite bersama komunitas masyarakat adat dalam rapat pleno KMAN VI Papua hari kedua ini melakukan pembahasan anggaran dasar atau AD dan ART," kata Wakil Sekretaris Dewan AMAN Nasional, Mahir Tataka kepada Tribun-Papua.com Jumat (28/10/2022).
Pembahasan cukup alot teramati pada pasal 12 terutama soal pelaksanaan pemetaan partisipatif wilayah adat, dalam draft anggaran dasar AMAN pembahasan panitia pengarah KMAN VI Papua dan komisi organisasi.
Ada penambahan dua ayat di dalam pasal 12 yang menjadi pergunjingan panjang, yakni pada poin yang menyebutkan yaitu anggota AMAN yang disahkan, setelah KMAN VI Papua wajib melaksanakan pemetaan partisipatif wilayah adat.
Kewajiban ini dilaksanakan selambat-lambatnya 3 tahun setelah terdaftar atau dusahkan sebagai anggota AMAN.
Kemudian, poin kedua yaitu untuk anggota AMAN sebelum KMAN VI Papua, wajib melakukan pemetaan partisipatif wilayah adat, dalam kurun waktu 3 tahun setelah KMAN VI Papua.
Baca juga: Tarian Kolosal Warnai Pawai Kongres Masyarakat Adat Menuju Stadion Barnabas Youwe Papua
Kedua poin tersebut masih dibahas dalam forum rapat pleno KMAN VI Papua, dan telah usai dibahas ditandai pengetukan palu, namun masih berlanjut dalam diskusi.
Wakil Sekretaris Dewan AMAN Nasional, Mahir Tataka saat diwawancarai Tribun-Papua.com mengatakan pelaksanaan rapat pleno KMAN VI Papua akan diadakan selama 3 hari mulai Kamis, 27 Oktober hingga Sabtu, 29 Oktober 2022.
Dirinya menegaskan kembali, dari rapat pleno KMAN VI Papua tersebut akan menghasilkan 3 hal penting yaitu memilih pengurus besar AMAN periode 2022 hingga 2027.
Baca juga: Seribu Penari Bakal Ramaikan Kirab Api Kongres Masyarakat Adat Nusantara
"Seperti yang sudah saya katakan sebelumya, nantinya akan dipilih dewan AMAN nasional dan sekretaris jenderal," sebutnya kembali.
Selanjutnya dalam rapat kongres tersebut akan ada penetapan program-program kerja, perubahan-perubahan anggaran dasar, dan rekomendasi pernyataan sikap," tutupnya.(*)