Kamis, 23 April 2026

PT Freeport Indonesia

Rocky Putiray, Legenda Sepak Bola Indonesia Apresiasi Program PFA PT Freeport Indonesia

PFA bisa menjadi salah satu wadah pengembangan pemain bola di Indonesia Timur yang memiliki kemampuan, dan teknik bermain bola di atas rata-rata.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Legenda sepak bola Indonesia Rocky Putiray mengapresiasi program akademi Papuan Football Academy (PFA) dicanangkan oleh PT Freeport Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Legenda sepak bola Indonesia Rocky Putiray mengapresiasi program akademi Papua Football Academy (PFA) dicanangkan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan PTFI. Seharusnya ide itu dari dulu. Saya hatap jangan sampai berhenti di jalan," kata Rocky Putiray kepada Tribun-Papua.com, Jumat (4/11/202) bersama tim asuhannya Waanal Brothers FC, di Lapangan Sepakbola Mile 21.

Menurutnya, PFA bisa menjadi salah satu wadah pengembangan pemain bola di Indonesia Timur yang memiliki kemampuan, dan teknik bermain bola di atas rata-rata.

Baca juga: Jokowi Sebut Nama Legenda Sepak Bola Papua saat Resmikan PFA: Talenta Baru Harus Lahir dari Sini

"Yang dipikirkan tidak hanya pelatihan tetapi sampai seberapa jauh karir mereka," ujarnya.

Rocky yang malang melintang di klub Indonesia dan Asia tersebut mengaku bangga dengan adanya PFA. Ia kemudian berharap ada jenjang lanjutan terus menjadi perhatian.

"Jadi manajemen di PFA atau Asprov juga daerah harus punya perencanaan kedepan memberikan dukungan. Kalau PTFI kan sifatnya suportif atau mendukung infrastruktur dengan segala fasilitasnya. Harus ada ide-ide juga dari Askot atau Asprov," ucapnya.

Berdasarkan data di himpun, Rocky Putiray lahir di Situbondo pada 26 Juni 1970 adalah mantan pemain sepak bola Indonesia dengan posisi striker. 

Baca juga: SSB Timika Putra Jadi Lawan Ketiga Papua Football Academy

Rocky Putiray mengawali karier profesional di Arseto Solo, ia mudah dikenali dengan gaya rambutnya yang unik, kerap kali mengecat rambutnya dengan berbagai warna, kadang menggunakan sepatu dan kaos kaki yang berbeda.

Pada 2004–2005, Rocky bergabung dengan South China AA. Dari 25 pertandingan, Rocky sukses menjebloskan 15 gol. 

Saat laga ujicoba melawan klub raksasa Italia AC Milan di Hongkong, Rocky sukses mencetak 2 gol kendati lini belakang AC Milan dikawal oleh bek legendaris Paolo Maldini. (**)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved