Piala Dunia Qatar 2022
ANALISIS TIM: Misi Besar Sang Juara Bertahan Prancis di Piala Dunia 2022
Prancis melakukan apa yang belum pernah diperbuat tim lain dalam 60 tahun terakhir dan mempertahankan trofi Piala Dunia.
Les Bleus memiliki beberapa titik tertinggi yang signifikan saat abad ke-20 hampir berakhir, bercampur dengan titik terendah yang aneh.
Tim yang mengasyikkan pada era 1980-an itu mencapai dua semifinal berturut-turut, di Spanyol 1982 dan Meksiko 1986.
Kemudian mereka absen di Italia 1990 dan Amerika Serikat 1994, diikuti oleh kejayaan tahun 1998, dengan trofi yang dimenangkan di rumah sendiri, memicu perayaan nasional yang meriah.
Ada pasang surut serupa sejak pergantian milenium. Setelah tersingkir di penyisihan grup Korea/Jepang 2002, datang kekecewaan besar dari kekalahan pada partai final kontra Italia di Jerman 2006, pertandingan yang akan selamanya diingat karena sundulan Zinedine Zidane.
Empat tahun kemudian, masalah internal melemahkan Prancis di Afrika Selatan dan menyebabkan mereka terpecah belah hingga tersingkir di babak pertama.
Kedatangan Deschamps di ruang ganti menandai perubahan nasib. Pertama, ada perjalanan bagus di Brasil 2014 dan kemudian gelar juara dunia kedua di Rusia 2018.
Hal menarik dari kiprah yang tak terlupakan itu adalah kemenangan mendebarkan 4-3 atas Argentina asuhan Jorge Sampaoli pada babak 16 besar. Kemudian, kemenangan luar biasa 4-2 atas Kroasia polesan Zlatko Dalic pada partai puncak. (*)
Sumber: FIFA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16112022-timnas_prancis-1.jpg)