Calon Panglima TNI

Ini Pesan Wapres Am’ruf Amin untuk Calon Panglima TNI: Soroti Persoalan di Papua!

Laksamana Yudo Margono diganda-gandakan bakal menggantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf. 

TRIBUN-PAPUA, COM – Laksamana Yudo Margono diganda-gandakan bakal menggantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin pun berharap siapapun Panglima TNI kedepan tetap menggunakan pendekatan humanis berbasis teritorial untuk mengatasi persoalan keamanan di Papua.

Dia pun berharap pemetaan kebijakan pertahanan di Papua ke depannya bisa diintensifkan.

Baca juga: Yudo Margono DIharap Lanjutkan Pendekatan Humanis di Papua, Wapres: Pemetaannya Lebih Diintensifkan

“Saya kira Panglima yang baru tentu akan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang sudah ada. Mungkin nanti pemetaannya lebih diintensifkan. Sehingga, dengan adanya DOB-DOB ini, petanya semakin jelas (untuk) masing-masing wilayah DOB,” kata Ma'ruf dilansir dari siaran pers Sekretariat Wapres pada Sabtu (3/12/2022).

Ma'ruf melanjutkan, hingga saat ini pemerintah masih menggunakan pendekatan humanis berbasis teritorial untuk mengatasi masalah keamanan di Papua.

 

 

Hal itu ia sampaikan menanggapi masih seringnya kasus penembakan misterius, baik terhadap warga sipil maupun petugas keamanan.

Terbaru, kasus penembakan misterius terjadi di Kabupaten Yahukimo, yang menewaskan seorang petugas kepolisian.

“Kita kan sudah menganut bahwa pendekatan kita itu, pendekatan yang humanis dan berbasis teritorial,” tutur Ma'ruf.

Selain itu, upaya penyadaran kepada masyarakat Papua sebagai bagian dari bangsa Indonesia juga terus dilakukan.

Baca juga: Jawaban Yudo Margono saat Ditanya Penyelesaian Persoalan Keamanan di Papua jika Jadi Panglima TNI

“Selama ini memang sudah dilakukan, walaupun masih ada gangguan keamanan seperti penembakan itu, sebenarnya dari segi frekuensinya sudah menurun,” kata Ma'ruf.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa akan terus dilakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Dan langkah kita adalah mencari mereka yang melakukan penembakan untuk dilakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved