Info Mimika

Kasubag Keuangan, Bendahara dan Operator di Pemkab Mimika Dikenalkan Aplikasi FMIS Simda

FMIS atau Financial Management Information System merupakan aplikasi yang dibuat untuk menggantikan Simda keuangan

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
PELATIHAN – Para ASN khususnya Kasubag Keuangan, Bendahara dan Operator di Pemkab Mimika mengikuti pelatihan aplikasi FMIS Simda. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika menggelar pembinaan penatausahaan keuangan pemerintah serta pengenalan dan persiapan implementasi aplikasi financial manajement information System(FMIS) Simda.

Baca juga: Pemkab Mimika Gelar Seleksi Kompetensi, 538 Honorer Berpartisipasi

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Cartenz itu dibuka Petrus Yumte, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika dan dihadiri Marthen Mallisa, Kepala BPKAD serta peserta kegiatan bagian keuangan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengenalan dan persiapan dalam implementasi aplikasi FMIS Simda keuangan next generation di tahun anggaran 2023.

Kegiatan tersebut juga untuk mendorong para Kasubag keuangan, bendahara pengeluaran dan operator Simda untuk memahami tupoksi dalam penerapan Simda next generation, serta meminimalisir kesalahan dan kekeliruan dalam pengoperasian simda next generation. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte kepada Tribun-Papua.com  mengatakan, penyediaan informasi pelaksanaan penatausahaan keuangan daerah sampai dengan informasi keuangan, maka jawaban pelaksanaan pemerintah daerah berkomitmen menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh BPKP.

Baca juga: Jelang Nataru, Pemkab Mimika Keluarkan Surat Edaran tentang Penjualan Miras

"FMIS atau Financial Management Information System merupakan aplikasi yang dibuat untuk menggantikan Simda keuangan yang sebelumnya digunakan untuk membuat dokumen dan laporan pengelolaan keuangan daerah," ungkapnya.

Dikatakan Petrus, aplikasi FMIS nantinya sebagai peningkatan sistem pengelolaan dan penatausahaan keuangan, sehingga dibutuhkan sosialisasi dan pendampingan sehingga laporan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Baca juga: Johannes Rettob Bantah Ada Mutasi Jabatan di Pemkab Mimika: Itu Hoaks!

Masih menurut Petrus, penatausahaan keuangan daerah melalui aplikasi ini dapat menghasilkan penyajian laporan keuangan yang dinilai dengan opini BPK RI. 

"Para ASN dalam hal ini bendahara dan operator mengikuti kegiatan ini dengan serius. Pelajari, pahami materi narasumber, sehingga dalam program serta implementasi dapat tersajikan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved