Hari HAM Internasional di Papua
UPDATE! Polisi Kembali Amankan 3 Simpatisan KNPB di Kota Jayapura: Total 8 Orang!
Polresta Jayapura Kota mengamankan 3 orang simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Polresta Jayapura Kota mengamankan 3 orang simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Ketiganya diamankan aparat Kepolisian saat unjuk rasa dalam Hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (10/12/2022).
Dengan demikian, Polresta Jayapura Kota telah mengamankan 8 orang simpatisan KNPB.
Baca juga: 5 Demonstran Aksi Peringatan HAM di Jayapura Ditangkap, Polisi Sebut KNPB: Berikut Identitasnya
Sebelumnya, pihak Kepolisian membekuk 5 simpatisan KNPB dalam demonstrasi yang tak mengantongi izin tersebut.
Kelimanya diamankan lantaran menyerang aparat Kepolisian saat ingin membubarkan demonstrasi yang digelar di 6 titik lokasi itu.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D Mackbon, mengatakan 8 orang simpatisan KNPB ini diamankan di beberapa tempat berbeda.
Menurut Kombes Pol Victor D Mackbon, aksi unjuk rasa ini dicederai oleh aksi provokatif yang dilakukan oleh oknum-oknum afiliasi KNPB.
"Mereka melawan petugas dan berusaha untuk tujuannya ini longmarch," kata Kombes Pol Victor D Mackbon kepada wartawan di Mapolresta Jayapura Kota, Sabtu (10/12/2022).
Baca juga: Massa Dibubarkan Polisi di Jayapura, Kepala Suku: Mereka Terkontaminasi Pihak Berseberangan NKRI
Selanjutnya, mantan Kapolres Jayapura ini mengungkapkan, kedelapan orang yang diamankan itu sedang dimintai untuk proses lebih lanjut.
Ia mengungkapkan, aparat Kepolisian sendiri telah memprediksi aksi unjuk rasa ini ditunggangi oleh KNPB dan simpatisannya.
"Kenapa kita tolak? Karena akan berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkap Kapolresta Jayapura Kota.
Padahal, dirinya menambahkan, aparat Kepolisian selalu membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat.
Namun, ia menuturkan, aksi unjuk rasa ini tentunya ditunggangi oleh KNPB yang akan berujung pada tindakan-tindakan provokatif dan anarkis.
"Jadi, kita tidak bisa tinggal diam dan nanti akan kita kembangkan ini ada berapa penanggung jawab terkait kegiatan demo tersebut," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/10122022-Victor_D_Mackbon.jpg)