Natal dan Tahun baru 2023 di Papua

Jelang Nataru Disnakkeswan Mimika Sidak Penjualan Daging di Pasar Sentral Timika

Menjelang Nataru bahkan sampai awal tahun stok daging khusunya ayam sebanyak 600 ton dan dagin lain sekitar 20 ton

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
SIDAK – Kepala Disnakkeswan, Drh Sabelina Fitriani berbincang dengan penjual daging ayam di Pasar Sentral Timika saat melakukan sidak penjualan daging menjelang natal dan tahun baru. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Menjelang perayaan natal dan tahun baru 2023 (Nataru), Dinas  Perternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika melalukan sidak penjualan daging di Pasar Sentral Timika, Rabu (21/12/2022).

Baca juga: Jelang Nataru, Pemkab Mimika Keluarkan Surat Edaran tentang Penjualan Miras

"Kami menemukan daging ayam yang tidak layak konsumsi 2 kilogram. Artinya di tahun 2022 jelang Nataru ini masih aman karena penjulan daging di Pasar Sentral Timika berkurang," ungkap Kepala Disnakkeswan, Drh Sabelina Fitriani kepada Tribun-Papua.com di Timika.

Lebih lanjut dia mejelaskan, menjelang Nataru bahkan sampai awal tahun stok daging khusunya ayam sebanyak 600 ton dan dagin lain sekitar 20 ton.

"Stok hingga tahun baru 2023 mencukupi. Apalagi kapal pengirim daging dari luar diperbolehkan masuk di Papua khusunya Timika. Kapal tersebut dari Tanjung Priuk Jakarta, kalau Surabaya belum," katanya.

Dikatakan Sabelina, kapal yang mengakut daging ke Timika juga tidak boleh transit atau singgah di pelabuhan lain.

"Jadi pengusaha sudah tanda tangan kesepakan bahwa kapal dari Jakarta langsung ke Timika tidak pake transit," ucapnya.

Baca juga: Cek Kesiapan Operasi Lilin Jelang Nataru 2022, Kakorlantas Polri Lakukan Pantauan Udara

Sementara itu, salah penjual daging ayam bernama Jupri menjelaskan, harga daging ayam hingga saat ini masih normal dan sudah banyak pembeli. Apalagi pada 23-24 Desember 2022 diperkirakan mulai puncak persiapan natal.

"Saat ini satu kilo ayam Rp 40 ribu. Kalau dijual per ekor, maka satu ekor dikisaran Rp 50 ribu, Rp 60 ribu, Rp 75 ribu tergantung ukuran," singkat Jupri. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved