ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Perayaan Natal di Papua

Kue Kering Laris Jelang Hari Raya Natal

Seorang distributor kue kering yang mendatangkan kue kering dari Surabaya mengatakan jualan kuenya sudah habis terjual sejak satu minggu lalu.

Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Sharif
Suasana penjualan kue di Pasar Wamanggu, Jumat (23/12/2022) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE –Perayaan Natal mendatangkan berkah tersendiri bagi pedagang kue di Merauke, khususnya kue kering.

Di Merauke, Melly Diahar Bintari, seorang distributor kue kering yang mendatangkan kue kering dari Surabaya mengatakan jualan kuenya sudah habis terjual sejak satu minggu lalu.

Rata-rata kue yang dijualnya dibeli oleh pedagang yang ingin menjual kembali kue kering memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru.

Menurut Melly, permintaan kue kering jelang Natal cenderung meningkat dan tidak butuh waktu lama untuk menjual.

Untuk perayaan Natal tahun Ini, dirinya mendatangkan 100 koli kue kering, 1 koli kue kering biasanya berisi antara 10 hingga 50 kilogram kue kering tegantung jenis kue.

"Bulan kita pesan 100 koli, tidak cukup 10 hari sudah habis terjual" kata Melly.

Baca juga: Bhayangkari Merauke Gelar Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

Satu kilogram kue yang dijual Melly dihargai antara 30 hingga 100 ribu rupiah per kilogram tergantung jenis kuenya.

Namun, Melly enggan menyebutkan berapa omzet yang didapatkan dari berjualan kue Kering.

Sementara, Vivi, salah seorang pedagang kue kering yang berjualan di Pasar Wamanggu Merauke mengatakan kue kering mulai di buru warga sejak tanggal 17 Desember lalu.

Vivi menambahkan penjualannya meningkat sejak tanggal 20 Desember hingga hari ini.

Bahkan menurut Vivi, puncak penjualannya bakal terjadi besok (H-1) jelang Hari Raya Natal.

Baca juga: Harga Sayuran di Pasar Wamanggu Merauke Melambung Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Lanjut, Vivi menambahkan 3 hari jelang Natal warga juga mulai berburu kue basah jenis cake dan Brownies.

Harga kue yang dijual bervariasi dari harga 10 ribu dan hingga 135 ribu rupiah per kemasan.

"Kita jual mulai harga 10 ribu hingga 135 ribu rupiah per kemasan, yang paling diminati warga kue berbahan kurma dan Cokelat," kata Vivi.

Baca juga: Penjualan Meningkat, Harga Daging Sapi Jelang Perayaan Natal di Merauke Relatif Stabil

Sejak penjualan mulai ramai, Vivi mengaku mampu meraup omzet sekitar 20 juta rupiah perhari, namun Vivi mengatakan kue jualannya sebagian merupakan titipan dari beberapa pembuat kue.

Sementara, Vivi mengatakan tetap menjual kue hingga tanggal 25 Desember pagi.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved