Minggu, 10 Mei 2026

Pemkab Jayapura

Curah Hujan Tinggi, Pj Triwarno Purnomo Imbau Masyarakat Jayapura Waspada Dini Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mengimbau agar masyarakat dapat melakukan antisipasi dini siaga bencana.

Tayang:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Curah hujan tinggi, masyarakat Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua kembali diimbau melakukan waspada dini bencana.

Imbauan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kamis (29/12/2022).

Dia mengatakan, bencana terjadi dengan tiba-tiba. Maka itu masyarakat harus tetap waspada.

"Kewaspadaan itu perlu ada dari masyarakat karena daerah sentani mempunyai histori banjir bandang maupun longsong maka itu saya imbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati," kata Triwarno.

Sebelumnya juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau agar masyarakat dapat melakukan antisipasi dini siaga bencana.

Sekretaris BPBD Kabupaten Jayapura, mengatakan, sesuai informasi yang mereka peroleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah V, saat ini wilayah Papua Utara sudah memasuki masa awal musim hujan di akhir 2022 hingga awal 2023, oleh sebab masyarakat perlu melakukan siaga dini.

Dia mengatakan, penyebab dari tingginya curah hujan disebabkan oleh awan kumulonimbus yang menimbulkan tekanan angin dan petir hingga yang menyebabkan cuaca ekstrim.

"Ini sudah terlihat sejak bulan Oktober dan November 2022 kemarin, sementara berdasarkan data BMKG nantinya ada puncak dari musim hujan dari Januari-Maret 2023," kata Lenny kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Sabtu (17/12/2022).

Baca juga: Cuaca Ekstrem, KSOP Merauke Imbau Kapal Tunda Pelayaran

Selain melakukan antisipasi dini, Lenny juga meminta agar masyarakat dapat memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di kelilingi mereka.

Terutama warga yang bermukim di pinggiran sungai, ini agar terus untuk aktif memperhatikan kebersihan.

"Misalkan, kalau ada sampah atau kayu yang menghambat perairan sungai, masyarakat dapat dapat membersihkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved