Persipura
Hasil Verifikasi Risk Assessment, Stadion Lukas Enembe Lebih Baik Dibanding Gelora Bung Karno
Hal itu dilihat dari hasil verifikasi penilaian tim risk assessment Ditpamobvit Baharkam Mabes Polri terhadap Stadion Lukas Enembe.
Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Markas Persipura Jayapura, Stadion Lukas Enembe, ternyata dianggap lebih baik dibanding Gelora Bung Karno.
Hal itu dilihat dari hasil verifikasi penilaian tim risk assessment Ditpamobvit Baharkam Mabes Polri terhadap Stadion Lukas Enembe.
Berdasarkan verifikasi, Stadion Lukas Enembe mendapatkan penilaian 74,27 persen, sedangkan Gelora Bung Karno hanya 60 persen.
Baca juga: Markas Persipura, Stadion Lukas Enembe Lolos Verifikasi Risk Assessment: Siap Gelar Liga 2!
Meski pun mendapat nilai tinggi, ketua tim risk assessment Stadion Lukas Enembe, Kombes Pol Purwoko, mengatakan masih ada beberapa kekurangan.
Beberapa kekurangan yang dimaksud Kombes Pol Purwoko adalah belum beroperasinya kamera CCTV, rambu-rambu HSSE, dan perawatan genset.
Selain daripada itu, menurut Kombes Pol Purwoko, stadion yang mampu menampung 40.000 kapasitas penonton itu sudah memiliki fasilitas baik.
"Ini dalam kategori baik, kami melakukan pemeriksaan terkait dengan fisik, kelengkapan dan sarana prasarana stadion," kata Kombes Pol Purwoko, Minggu (8/1/2023).
Kombes Pol Purwoko berharap, beberapa kekurangan tersebut akan menjadi catatan dan perhatian dari pengelola Stadion Lukas Enembe dan Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura.
"Harapan kami tentunya temuan-temuan yang sudah kami nilai harapannya dapat ditindaklanjuti," pintanya.
Baca juga: Persipura Incar Bek Persis Solo Demi Target Lolos ke Liga 1, Ini Sosoknya
Sedangkan bagi Kamasan Jack Komboy selaku Ketua Panpel Persipura, dirinya mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua terkait kekurangan ini.
Pasalnya, pria yang akrab disapa Kakak Jack itu mengatakan, pengelolaan Stadion Lukas Enembe menjadi tanggung jawab dari pihak Disorda Provinsi Papua.
"Bukan hanya kami Panpel tetapi juga pihak pengelola dan manajemen Persipura berkolaborasi terhadap kekurangan penilaian itu," ujar Jack Komboy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/07012023-Persipura-1.jpg)