Pasar Pharaa Terbakar

Pasar Pharaa Terbakar, Korban Minta Pemkab Jayapura Segera Bersihkan Puing-puing Sisa Kebakaran

Korban kebakaran juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk membangun kembali kios-kios tempat dirinya berjualan.

Tribun-Papua.com/ Putri
Para pedagang korban kebakaran saat berada di terminal tidak jauh dari lokasi kebakaran yag terjadi pada Jumat (6/1/2023) di Pasar Pharaa Sentani 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kebakaran yang terjadi pada Jumat (6/1/2023) di Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura mulai meresahkan para pedagang korban kebakaran.

Pasalnya mereka ingin agar Pemerintah Kabupaten Jayapura segera membersihkan lokasi pasar yang terbakar agar dapat kembali berjualan.

Salah satu korban kebakaran, Maharani Hehanusa kepada Tribun-Papua.com meminta kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk membangun kembali kios-kios tempat dirinya berjualan.

Dirinya mengaku tidak bisa berjualan di lokasi terminal. Sekitar ratusan korban yang ikut terdampak akibat kebakaran tersebut tidak bisa di tempatkan secara bersama-sama di terminal karena sempit.

Wa Alina pedagang lainnya membenarkan ketika hujan terminal akan banjir.

"Kami tidak ingin berjualan di terminal tidak bisa karena disini rawan banjir ketika hujan. Dan kami sekitar 800 an ratusan orang,"ujarnya di Pasar Pharaa Sentani, Senin (9/1/2023)

Alia menjelaskan  sudah ada bantuan kayu, triplex, dan seng untuk membangun kembali kios-kios tetapi kini masih menunggu.

"Kami tidak bisa menunggu hingga tiga hari apalagi sampai seminggu. Kami mau makan pakai apa,"tanyanya.

Baca juga: Polisi Terus Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Pharaa Sentani

Sedangkan Maharani yang seorang ibu rumah tangga juga mengeluhkan agar keadaan tersebut tidakdibiarkan lebih lama.

"Kami menunggu mudah-mudahan bisa lebih banyak lagi bantuan material yang ada agar dengan cepat bangun kembali tempat berjualan,"jelasnya.

Pantauan Tribun-Papua.com lokasi kebakaran masih belum dibersihkan, puing-puing bekas terbakar belum dibersihkan hingga saat ini. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved