Info Merauke

HEBOH! Bayi Berusia 3 Hari Ditemukan di Perkebunan Kelapa Sawit Distrik Ulilin Merauke

Daeng Aso mendengar suara mirip tangisan bayi di sekitar tempat mereka beraktivitas, lalu keduanya mencari sumber suara tangisan tersebut.

Penulis: Syarif Jimar | Editor: Roy Ratumakin
Humas Polres Merauke
Kasi Humas Polres Merauke sedang memperlihatkan foto kondisi bayi yang ditemukan dalam kondisi masih bernyawa di ruangan Humas Polres Merauke, Jumat (13/1/2023) 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Polres Merauke merilis penemuan seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia 3 hari di ruangan Humas Polres Merauke, Jumat (13/1/2023).

Dari Keterangan Kasi Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung, bayi tersebut ditemukan pada Rabu  (11/1/2023) oleh seorang pekerja bernama Daeng Aso bersama istrinya yang saat itu sedang melakukan panen kelapa sawit di perkebunan kelapa sawit milik  3 PT Bio Inti Agrindo  Blok 40/37 Kampung Mandegman, Distrik Ulilin, Merauke sekitar pukul 09: 00 WIT.

Saat bekerja bersama istrinya, Daeng Aso mendengar suara mirip tangisan bayi di sekitar tempat mereka beraktivitas, lalu keduanya mencari sumber suara tangisan tersebut.

Baca juga: Sempat Diretas, Situs e-lapor Diskominfo Merauke Kembali Normal

“Daeng Aso sementara panen bersama istrinya, mendengar suara bayi dari semak-semak sehingga keduanya mengecek asal suara kemudian ditemukan bayi yang masih hidup,” kata kasi Humas.

Saat ditemukan, bayi malang tersebut dalam kondisi tidak mengenakan pakaian hanya tertutup oleh daun kering di dalam semak.

 

 

Usai menemukan Bayi, Daeng Aso lantas melaporkan kejadian  kepada salah satu pegawai perusahaan berinisial NYN, selanjutnya kembali ke lokasi penemuan untuk mengevakuasi bayi tersebut ke klinik Estate C PT Bio Inti Agrindo untuk mendapat penanganan media. Selanjutnya NYN melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muting.

Saat diangkat oleh istri Daeng Aso, ditemukan bayi tersebut dikerumuni oleh lalat, semut bahkan menurut Kasi Humas juga ditemukan Belatung pada tubuh bayi tersebut.

Polsek Muting kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang membuang bayi tersebut.

Baca juga: Wilep Goyup Hilang di Hutan Semangga Saat Berburu, Tim SAR Merauke Lakukan Pencarian

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menemukan ibu dari bayi berinisial DN (21) yang membuang anaknya ke dalam semak-semak pada Selasa (10/1/2022) malam.

Dari pengakuan pelaku, dirinya nekat membuang bayi tersebut karena dirinya ditinggalkan pasangannya saat sedang dalam kondisi hamil dari hasil hubungan gelap mereka.

“Hal tersebut dilakukan karena korban melakukan hubungan gelap dengan pacarnya kemudian hamil dan ditinggal pacarnya selanjutnya karena tidak menerima melahirkan bayinya tanpa Suami makanya nekat membuang bayinya,” kata Ahmad Nurung.

Saat ini Pelaku DN sedang berada di Mapolres Merauke untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara bayinya sedang menjalani perawatan intensif dengan menggunakan inkubator di RSUD Merauke. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved