Rabu, 8 April 2026

Persipura

Jersey Orisinal Persipura Jayapura Sulit Dicari, Ini Alasannya

Para penjual mengaku tidak berani menjual jersey Persipura lantaran adanya larangan dari pihak manajemen klub.

Penulis: Yohanes Musanus Palen | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
istimewa
Jersey orisinal Persipura Jayapura yang digunakan pada kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Tak perlu dipungkiri bahwa Persipura Jayapura merupakan klub kebanggan masyarakat Kota Jayapura, bahkan masyarakat Papua pada umumnya.

Namun, untuk klub sekelas Persipura, nampaknya masyarakat hingga pendukung setia masih kesulitan mendapatkan jersey orisinalnya.

Hal itu terlihat dari sepinya penjualan jersey Persipura di beberapa toko olahraga di Kota Jayapura.

Berdasarkan penelusuran Tribun-Papua.com di Pasar Sentral Hamadi dan Ampera, Kota Jayapura, Jumat (20/1/2023), tak ada satu pun toko olahraga yang menjual atribut atau jersey Persipura.

Demikian, hal ini berkaitan dengan upaya menajemen klub meminimalisasi peredaran jersey palsu yang selama ini terjadi.

Para penjual mengaku tidak berani menjual jersey Persipura lantaran adanya larangan dari pihak manajemen klub.

Bahkan, menurut Idris selaku pemilik toko MXC Sport mengatakan, pihak manajemen klub sempat merazia pedagang yang menjual jersey Persipura.

Larangan tersebut membuat Idris takut untuk menjual jersey asli klub berjuluk Mutiara Hitam kebanggaan masyarakat Jayapura dan Papua itu.

"Kalau jersey aslinya atau replika kita tidak dijual karena memang dilarang sama Persipura," kata Idris saat ditemui Tribun-Papua.com, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Ada Harapan Liga 2 Kembali Dilanjutkan, Persipura Tetap Gelar Latihan

Kendati demikian, Idris berharap, manajemen Persipura memberi kesempatan bagi toko olahraga yang ada di Kota Jayapura untuk menjual jersey asli.

Pasalnya, Idris mengungkapkan, Persipura merupakan satu di antara klub terbaik yang telah empat kali menjadi juara Liga Indonesia.

"Harapannya ke depan ya semua kalangan bisa menjual (jersey) itu biar semakin dipromosikan," ungkapnya.

Meski begitu, Idris menuturkan, dirinya memang sempat menjual atribut Persipura walau pun itu dengan motif dan desain yang berbeda dari aslinya.

"Kalau itu ya wajar lah karena tidak ada larangannya karena itu untuk suporter, tapi jersey yang tidak bisa," imbuhnya.

Baca juga: Bukan 20 Tim, Manajer Persipura Sebut Hanya 1-2 Klub Saja yang Ingin Liga 2 Dihentikan

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved