Info Mimika
Kembalikan Marwah Organisasi, Lemasa Gelar Musdat
Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) menggelar Musyawarah Adat (Musdat) ke-3 sejak 17 tahun tidak memiliki direktur dalam kepengurusan.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) menggelar Musyawarah Adat (Musdat) ke-3 sejak 17 tahun tidak memiliki direktur dalam kepengurusan.
Musdat ke-3 di gelar di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Mimika, Papua Tengah pada, Kamis (19/1/2023).
Tema diusungkan pada Musdat kali ini adalah suku Amungme bersatu, bangkit, kuat, mandiri, dan bermartabat dengan semangat Musdat ke-3 kita kembalikan roh Lembaga Masyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa).
Baca juga: Pencurian Konsentrat PTFI di Portsite Timika, Polres Mimika: Kami Sudah Lakukan Penyelidikan
Ketua Panitia Musdat ke-3 Lemasa, Bosco Pogolamum mengatakan, Musdat kali ini ada tiga kandidat yaitu Frans Pinimet, Yopi Magai, dan Yohanes Wantik.
"Jadi proses Musdat ini kita serahkan kepada pimpinan sidang siapa bakal calon pemimpin Lemasa kedepan," kata Bosco kepada Tribun-Papua.com di Timika.
Ia mengatakan, saat ini banyak orang Amungme yang memiliki pendidikan namun tidak ada yang mendaftar sebagai bakal calon.
"Artinya banyak yang tidak daftar dan yang sudah daftar saya ucapkan terimakasih kerena mereka luar biasa," ujarnya.
Sementara Mendatori Lemasa, Emanuel Jhon Magal mengungkapkan, Lemasa adalah honai besar yang harus dihidupkan bersama.
Baca juga: Polisi Pastikan Tindak Tegas Praktik Judi di Timika
"Kita mau hidupkan semua yang selama ini tidak berjalan sesuai tema diusungkan diatas," kata Emanuel.
Dikatakan, sudah terlalu lama honai ini diinjak martabatnya dan dihancurkan, oleh karena itu harus dibangun dengan atap yang kuat.
"Kita punya martabat dan harga diri diinjak karena kita asal-asal dalam bekerja. Oleh karena itu saat ini kita harus bangkit dan bekerja dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat," ujarnya.
Disisi lain, sesepu Lemasa Donatus Kelanangame berkata, hari ini merupakan waktu yang tepat menenukan masa depan dan cita-cita Amungme kedepan.
"Jangan lagi kita berpencar tetapi harus kita harus bersatu. Kalau amungme tidak bersatu kami mau kemana karena Tuhan menciptakan daerah ini agar tidak terpecah," kata Donatus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/20012023-Lemasa.jpg)