Sabtu, 2 Mei 2026

Info Mimia

Warga Serbu Pasar Murah Disperindag Mimika, Petrus Pali Amba: Upaya Cegah Inflasi

Adapun disebutkan bahwa pasar murah adalah bagian dari kegiatan pemerintah daerah dalam menekan inflasi.

Tayang:
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Tribun-Papua.com/ Marcel
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar pasar murah di Pasar Mapurjaya, Distrik Mimika Timur, Mimika Papua Tengah, Sabtu (28/1/2023). Kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya inflasi daerah di Mimika. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar pasar murah di Pasar Mapurjaya, Distrik Mimika Timur, Mimika Papua Tengah, Sabtu (28/1/2023).

Kegiatan ini bertujuan mencegah terjadinya inflasi daerah di Mimika.

Tak ayal, kegiatan inipun disambut baik masyarakat.

Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com, masyarakat menyerbu stand pasar murah yang menjajakan berbagai kebutuhan bahan pokok.

Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Amba mengatakan, melalui pasar murah ini masyarakat menjadi tahu bahwa saat ini di Distrik Mimika Timur telah dibuka sebuah pasar.

"Kami buka pasar ini untuk mencegah inflasi, serta perkenalkan warga masyarakat bahwa Pasar Mapurjaya sudah difungsikan sebagai salah satu pusat perdagangan di wilayah Distrik Mimika Timur," kata Petrus Pali Amba kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (28/1/2023).

Baca juga: Pemkab Jayapura Optimistis Kendalikan Inflasi Tahun Ini

Dikatakan, ke depannya, kegiatan pasar murah bakal dilakukan lagi untuk mengundang kehadiran warga, sehingga Pasar Mapurjaya semakin ramai dikunjungi dan perputaran ekonomi kian berjalan.

"Pasti kita adakan lagi untuk menarik perhatian warga dan juga agar warga Mapurujaya tak perlu lagi ke kota untuk membeli sembako," ujarnya.

Petrus menambahkan, pasar murah adalah bagian dari kegiatan pemerintah daerah dalam menekan inflasi.

Selama pasar murah ini beroperasi, banyak pedagang mengeluhkan karena dampak pasar murah lapak mereka jadi sepi.

"Memang ada keluahan tetapi ini harus dilakukan agar para pedagang menyesuaikan harga dengan ada di pasar lain pada umumnya, dan semua itu telah dipertimbangkan," katanya.

Berikut jenis kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah Disperindag Mimika:

  • 10 kilogram beras medium: Rp 50 ribu
  • 1 liter minyak goreng Minyakita: Rp 14 ribu
  • 1 rak/30 butir telur ayam: Rp 55 ribu
  • 1 karton Mie Sedap Goreng; Rp 105 ribu
  • 1 karton Mie Sedap Soto: Rp 100 ribu
  • 250 gram Kopi Senang: Rp 15 ribu
  • 1 dus/25 kantong Teh Sariwangi: Rp 5 ribu
  • 200 gram Mentega Forvita: Rp 5 ribu
  • 1 kaleng SKM Carnation 370 gram: Rp 10 ribu
  • 1 kilogram Gulaku: Rp 12 ribu
  • 1 botol Sirup ABC Orange Squash: Rp 10 ribu
  • 1 kilogram Tepung Segitiga Biru: Rp 10 ribu
  • 1 kilogram ayam beku: Rp 30 ribu
  • 50 gram garam: Rp 2 ribu.
  • Bawang merah: Rp 40 ribu
  • Bawang putih Rp 30 ribu
  • Bawang bombay: Rp 25 ribu
  • Tomat: Rp 20 ribu
  • Wortel: Rp 20 ribu
  • Cabai rawit: Rp 35 ribu

(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved