Info Boven Digoel
Sejumlah Pekerjaan Belum Selesai di Boven Digoel, Ini Kata Anggota DPRD
Anggota DPRD Fraksi Partai Nasdem tersebut menyebut jika pekerjaan yang seharusnya sudah dirapungkan tersebut belum saja diselesaikan oleh kontraktor.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel Yanuarius Sesewano menyoroti sejumlah pekerjaan tahun 2022 yang belum rampung dikerjakan hingga saat ini.
Anggota DPRD Fraksi Partai Nasdem tersebut menyebut jika pekerjaan yang seharusnya sudah dirapungkan tersebut belum saja diselesaikan oleh kontraktor.
Padahal, kata Yanuarius, pelunasan pekerjaan telah dilakukan 100 persen.
Baca juga: Detik-detik Penangkapan 2 Simpatisan KKB di Boven Digoel, Selundupkan 4 Senjata ke Pegunungan Papua
“Tahun anggaran 2022 itu, dari keuangan dinas-dinas terkait itu sudah keluarkan anggran proyek 100 persen,” kata Yanuarius kepada Tribun-Papua.com melalui sambungan telpon, Sabtu (28/1/2023).
Namun, kenyataan di lapangan, dirinya menemukan masih ada sejumlah pekerjaan yang tidak dirampungkan, bahkan menurut Yanuarius ada pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai lokasi dan perencanaan.
“Tapi kenyataan di lapangan itu ada yang tidak jalan, ada yang dipindahkan dari tempat tempat yang sudah direncanakan, gambarnya dipindahkan, ada yang sudah dikerjakan tapi tidak rampung seratus persen,” terang Yanuarius.
Yanuarius menyebut sejumlah pekerjaan yang belum rampung merupakan pekerjaan jalan dan sejumlah pekerjaan box culvert, satu diantaranya pekerjaan yang dimaksud Yanuarius berada di Distrik Bomakia Kabupaten Boven Digoel.
Baca juga: 3 Penyelundup Senjata Api ke KKB Papua Diburu, Dua Ditangkap di Boven Digoel: Terancam Hukuman Mati!
Yanuarius berharap hal tersebut segera ditindak lanjuti oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau pihak yang berwang agar memberikan peringatan yang baik kepada Pemerintah Boven Digoel.
“Harapannya agar pihak berwajib segera menelusuri persoalan tersebut, untuk memberikan peringatan yang baik kepada Pemerintah Daerah,” harap Yanuarius.
Menurut Yanuarius, kondisi tersebut tentu menimbulkan kerugian bagi kabupaten Boven Digoel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/30012023-Jembatan_di_Boven_Digoel.jpg)