Info Merauke
Cuaca Buruk Kembali Landa Merauke, Nelayan Batal Melaut
Nelayan mengaku telah menyiapkan seluruh perbekalan untuk turun melaut, namun tak jadi karena cuaca tidak mendukung.
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Nelayan Pantai Lampu Satu Merauke terpaksa harus menunda keberangkatan untuk mencari ikan di Perairan Merauke angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda Merauke sejak kemarin (Kamis) Malam.
Padahal nelayan mengaku telah menyiapkan seluruh perbekalan untuk turun melaut seperti bahan bakar, es batu hingga jaring untuk bersiap melaut.
“Tiba-tiba angin kencang tadi malam, padahal nelayan sudah siapkan solar dan es batu di perahu,” ujar Sumarni, seorang istri nelayan yang memantau aktivitas suaminya menurunkan barang dari perahu, Jumat (3/2/2023).
Nelayan mengaku tidak memperkirakan bakal terjadi angin kencang disertai gelombang tinggi.
Sementara, nelayan lainnya Udin mengatakan sejumlah nelayan yang sudah berangkat terpaksa kembali ke bibir pantai karena cuaca buruk.
“Banyak yang kembali tadi, angin kencang di tengah laut,” sebut Udin.
Terpantau sejak pagi, sejumlah nelayan mengamankan perahu masing masing agar tidak terseret ombak dan saling bertabrakan ketika diterjang angin dan ombak.
Nelayan memprediksi, kondisi tersebut akan berlangsung hingga 3 hari ke depan.
Baca juga: Cuaca Kota Jayapura Hari Ini: Distrik Abepura Cerah Berawan Mulai Pagi sampai Siang
Sementara, Stasiun Meteorologi Mopah menyebut hal tersebut disebabkan karena terjadi pertemuan angin dari utara dan selatan di Laut Arafuru sehingga terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Perairan Merauke .
“Kecepatan angin di perairan merauke antara 20 hingga 30 knots dan potensi gelombang tinggi mencapai 3 meter,” ujar Dhita Prakirawan Stasiun Meteorologi Mopah BMKG Merauke.
Warga diimbau untuk senantiasa berhati-hati dengan potensi hujan disertai angin kencang utamanya yang beraktivitas di Perairan Merauke.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Angin-kencang-landa-perairan-Merauke.jpg)