Perbaikan Kabel Optik di Papua
Telkom Tunda Perbaikan Kabel Optik Sorong-Merauke ke Awal Maret
PT Telkom membutuhkan waktu untuk melakukan identifikasi lebih detail dan presisi agar kegiatan optimalisasi dapat berjalan dengan maksimal
Penulis: Yulianus Bwariat | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Sharif Jimar
TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE – Warga di wilayah Sorong dan Merauke yang ingin menikmati layanan telekomunikasi yang normal harus bersabar. Pasalnya, perbaikan kabel optic ruas Sorong-Merauke yang rencananya dilakukan pada Jumat (24/2/2023) diundur menjadi awal Maret.
Baca juga: Jaringan Internet di Papua Selatan Terancam Lelet Mulai 20 Februari, Begini Penyebabnya
Kabar penundaan tersebut disampaikan Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 7, Agus Yudha. Berdasarkan hasil koordinasi dengan team teknis, PT Telkom membutuhkan waktu untuk melakukan identifikasi lebih detail dan presisi agar kegiatan optimalisasi dapat berjalan dengan maksimal.
Identifikasi yang dilakukan berupa pemetaan kondisi medan di lapangan serta persiapan peralatan yang dibutuhkan, sehingga Telkom memutuskan untuk menyesuaikan kembali jadwal optimalisasi.
Agus Yudha berharap, dengan waktu yang cukup panjang tersebut, masyarakat di wilayah Kabupaten Merauke, Timika, dan Kaimana dapat mempersiapkan dan menyesuaikan sebaik mungkin kebutuhan aktivitas komunikasinya mengikuti jadwal pemeliharaan terbaru dari Telkom.
“Kami berharap warga di wilayah-wilayah yang terdampak bisa mempersiapkan dan menyesuaikan diri keperluan komunikasi,” pintanya.
Baca juga: Kabel Optik Gangguan, Jaringan Internet di Papua Selatan Terancam Menurun pada 20 Februari
Selain itu, Telkom juga melaksanakan langkah-langkah persiapan optimalisasi SKKL, di antaranya penyiapan link backup Palapa Ring Timur dan backup satelit.
Persiapan team teknisi di lokasi dan penyiapan cable ship pada koordinat lokasi kabel yang mengalami shunt fault.
”Telkom Group akan terus melakukan upaya maksimal untuk menyelesaikan optimalisasi pemeliharaan rutin jaringan SKKL sebaik-baiknya, dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat dan pelanggan Telkom yang terdampak,” tegas Agus Yudha, Sabtu (25/2/2023).
Baca juga: Gempa Guncang Jayapura, PT Telkom Pastikan Jaringan Internet Aman
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berharap dukungan dan pengertian dari pelanggan agar proses pemeliharaan ini dapat selesai dengan baik," pungkas Agus Yudha
Sebelumnya, PT Telkom menyebut akan melaksanakan pemeliharaan rutin sistem komunikasi kabel laut (SKKL) Ruas Sorong-Merauke, yang teridentifikasi mengalami shunt fault di titik yang berjarak 107 km dari Merauke dan berada di kedalaman 33 meter.
Kondisi ini berpotensi mengakibatkan jaringan dapat terputus jika tidak segera dilakukan penanganan secara optimalisasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Agus-Yudha-Telkom.jpg)